PASAR FINANSIAL

TOA Masjid Al Falaah di Ciputat Ditembaki Senapan Angin Saat Salat, Polisi Telusuri Pelaku dan Motif Teror

Tangerang Selatan, idmpos.net – 

Aksi teror misterius menyasar pengeras suara (TOA) Masjid Al Falaah di Kompleks Alvita, Sawah Lama, Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Perangkat ibadah tersebut ditembaki orang tidak dikenal menggunakan senapan angin hingga berlubang. 

Imam sekaligus pengurus Masjid Al Falaah, Azis, mengungkapkan bahwa penembakan misterius ini pertama kali diketahui sekitar dua pekan lalu dari kecurigaan seorang warga yang tinggal tepat di depan masjid. 

"Sebenarnya, awal mulanya tahu kejadian ini, kalau enggak salah itu dua minggu yang lalu. Ada salah satu tetangga yang dengar suara ini kan, suara tembakan gitu kan. Kebetulan dia punya rumah lantai dua, jadi dia dengar dari atas," ujar Azis saat ditemui di lokasi, Senin (2/11/2026).

Seiring berjalan waktu, letusan senapan angin tersebut diketahui tidak muncul secara acak, melainkan menyasar TOA secara spesifik saat warga tengah menunaikan shalat fardu, mulai dari Zuhur, Asar, Magrib, hingga Isya.

"Nembaknya itu enggak beruntun, tapi berjarak, ada jeda-jedanya gitu. Pas lagi shalat, rakaat pertama nembak lagi, rakaat kedua ada lagi, sampai rakaat keempat," kata Azis. 

Azis mengungkapkan awalnya warga menduga letupan tersebut berasal dari bunyi kendaraan yang melindas tanggulan jalan atau petasan. Namun, kecurigaan warga terbukti setelah dilakukan pengecekan menggunakan kamera ponsel. 

Dari rekaman tersebut, terlihat jelas banyak lubang pada perangkat TOA masjid. Mengetahui adanya kerusakan tersebut, pengurus masjid bersama warga dan melaporkannya ke Polsek Ciputat Timur.

Teror berulang dan hasil pengecekan polisi 

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan kepolisian dari saksi-saksi di TKP, aksi perusakan fasilitas ibadah ini tercatat terjadi berulang kali. 

Bambang mengatakan insiden pertama diketahui warga usai menunaikan salat Ashar pada Sabtu (24/10/2026). 

Saat keluar dari masjid, warga mendapati kondisi TOA sudah dalam keadaan berlubang akibat peluru senapan angin. Kemudian pada Minggu (25/10/2026) setelah salat Isya, warga kembali mendengar suara tembakan senapan angin.

"Saat mengecek ke luar, saksi mendapati TOA masjid sudah bolong," ujar Bambang saat dikonfirmasi, Senin.

Menindaklanjuti laporan warga dan pengurus masjid, Bambang menerjunkan jajaran yang dipimpin Perwira Pengawas (Pawas) Ipda Muhammad Said bersama tim Reskrim dan Binmas ke lokasi pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

"Anggota piket fungsi sudah turun ke TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lokasi, serta mengarahkan korban membuat laporan resmi," kata Bambang.

Selain menggelar olah TKP dan menginterogasi para saksi, petugas juga mengamankan serpihan peluru dari lokasi kejadian untuk diteliti lebih lanjut oleh tim penyidik.

Arah lintasan tembakan terlacak

Dari analisis hasil olah TKP awal di lapangan, penyidik berhasil mendapatkan petunjuk mengenai arah datangnya tembakan yang mengincar fasilitas pengeras suara tersebut.

"Hasil penelusuran sementara mengindikasikan bahwa lokasi penembakan senapan angin tersebut berasal dari arah kawasan Kelurahan Sawah Lama," kata Bambang.

Bambang menegaskan jajarannya berkomitmen penuh mengusut tuntas insiden perusakan ini demi menjaga kondusivitas wilayah serta memastikan masyarakat dapat beribadah dengan tenang. 

"Intinya kami dari Polsek Ciputat Timur Polres Tangerang Selatan akan terus mengedepankan upaya komunikasi dengan masyarakat agar ekosistem kamtibmas dan aktivitas beribadah berjalan dengan aman dan nyaman," ujar Kompol Bambang.

Hingga saat ini, polisi masih terus memburu pelaku sekaligus mendalami motif di balik penembakan TOA masjid tersebut. Sementara itu, situasi sekitar tempat kejadian perkara dipastikan dalam keadaan aman dan kondusif.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال