Berita24 - Portal Berita Profesional

Headline Utama

Trending

Berita Terbaru

Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Mei 2025

Peran Tersembunyi Bos Buzzer Terbongkar di Kasus Korupsi: Ratusan Direkrut, Bukti Dihapus



Jakarta. Berita24.info-

Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan M. Adhiya Muzakki (MAM) sebagai tersangka utama dalam kasus perintangan penyidikan beberapa kasus korupsi besar yang tengah ditangani Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). MAM diketahui memimpin jaringan buzzer yang sengaja dibentuk untuk menyudutkan Kejagung dan membentuk opini negatif di media sosial.



Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Abdul Qohar, mengungkapkan bahwa MAM tidak bertindak sendiri. Ia bersekongkol dengan tiga tersangka lain: advokat Marcella Santoso (MS), Junaedi Saibih (JS), dan Direktur Pemberitaan JakTV nonaktif, Tian Bahtiar (TB).



Tujuan utama mereka adalah menggagalkan proses hukum dalam kasus-kasus korupsi besar, seperti ekspor crude palm oil (CPO), pengelolaan komoditas timah oleh PT Timah Tbk, dan importasi gula yang melibatkan mantan Menteri Perdagangan Tom Lembong.



“Dalam perkara ini, terdapat permufakatan jahat antara MAM selaku ketua Tim Cyber Army bersama MS, JS, dan TB, Direktur Pemberitaan JakTV, untuk mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung maupun tidak langsung penanganan perkara korupsi,” kata Abdul Qohar dalam konferensi pers, di Gedung Kejagung RI, Jakarta, Rabu (7/5/2025).



Menurut Kejagung, MAM mengorganisasi 150 orang buzzer dalam lima kelompok bernama Tim Mustafa I hingga V. Tiap anggota tim dibayar Rp1,5 juta untuk menyebar komentar negatif dan menyerang kredibilitas Kejagung di platform seperti TikTok, Instagram, dan Twitter



"Materi konten dan narasi diberikan oleh MS dan JS. Tersangka MAM kemudian membuat video dan konten yang menyudutkan Kejaksaan Agung, termasuk membentuk opini bahwa metodologi penghitungan kerugian negara oleh penyidik menyesatkan dan tidak valid," ujar Qohar.



Dana untuk operasi ini bersumber dari MS, yang mengalir ke MAM sebesar Rp864,5 juta. Uang tersebut dikirim secara bertahap melalui staf keuangan dan kurir dari kantor hukum AALF.



Lebih jauh, penyidik juga mengungkap bahwa MAM sempat merusak barang bukti untuk menghilangkan jejak keterlibatannya. Barang bukti yang dihilangkan adalah ponsel berisi komunikasi strategis antara MAM dan dua tersangka lain.



“Bahwa selain daripada itu tersangka MAM juga merusak, menghilangkan barang bukti berupa handphone yang berisi percakapan-percakapan dengan tersangka MS dan tersangka JS terkait isi video konten negatif baik berupa TikTok, Instagram, maupun Twitter," tegas Abdul Qohar.



Atas perbuatannya, MAM dijerat dengan Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, junto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.



MAM kini ditahan selama 20 hari pertama di Rumah Tahanan Salemba, cabang Kejaksaan Agung, mulai Rabu, 7 Mei 2025.

Selasa, 06 Mei 2025

Bus ALS Alami Rem Blong dan Terguling di Padang Panjang, 12 Tewas

 


Jakarta. Beirta24.info-

Polisi telah mengamankan sopir dan kernet bus ALS (Antar Lintas Sumatera) yang mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling di dekat Terminal Bukit Surungan, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat.


Kapolda Sumatera Barat Irjen Gatot Tri Suryanta mengatakan sopir dan kernet bus saat ini masih harus menjalani perawatan medis.



"Kami juga sudah mengamankan sopir dan kernet dan saat ini sedang pengobatan untuk nanti diklarifikasi dan tes urine terhadap keduanya," kata Gatot seperti dikutip dari CNNIndonesia TV, Selasa (6/5).



Polisi juga segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki insiden kecelakaan nahas tersebut.



"Kita masih mencari atau olah TKP oleh TAA (Traffic Accident Analysis) untuk mencari penyebab," ucap dia.



Gatot turut menyebut berdasarkan pendataan terbaru, total ada 35 orang yang menjadi korban. Rinciannya, 23 orang luka-luka dan 12 lainnya meninggal dunia.



Bus ALS (Antar Lintas Sumatera) mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling di dekat Terminal Bukit Surungan, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Selasa (6/5) pagi.



Bus ALS yang mengalami kecelakaan itu adalah bus dengan rute Medan-Jakarta. Kecelakaan diduga kuat terjadi akibat hilangnya fungsi pengereman pada bus yang melaju dari arah Bukittinggi menuju Kota Padang.



"Bus ALS datang dari arah Bukittinggi menuju Kota Padang. Sesampainya di dekat simpang Terminal Busur, diduga bus mengalami hilang fungsi pengereman dan terbalik," ungkap Brigadir Rizky Yudha dari Unit Gakkum Satlantas Polres Padangpanjang saat berada di lokasi kejadian.

Tragedi Laut Penajam: Kapal Feri KMP Muchlisa Tenggelam, 1 Korban Jiwa, 2 Hilang

 


Jakarta. Berita24.info-

Tim gabungan mengevakuasi satu orang meninggal dunia dalam insiden tenggelamnya kapal feri Muchlisa di Perairan Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim).




Diketahui, kapal tersebut membawa 44 penumpang terdiri dari 21 kru kapal dan 23 penumpang. Dari jumlah itu, 42 berhasil diselamatkan, sedangkan dua kru kapal dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.



"Satu korban jenis kelamin laki-laki sudah ditemukan dalam kondisi MD (meninggal dunia)," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara, M. Sukadi Kuncoro saat dikonfirmasi, Selasa (6/5).



Disampaikan Sukadi, untuk satu orang lainnya hingga saat ini masih dalam upaya pencarian oleh tim gabungan di lokasi kejadian.



Kapal feri Muchlisa mengalami insiden nahas hingga akhirnya tenggelam di Perairan Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur pada Senin (5/5).



Insiden bermula saat kapal bertolak dari Pelabuhan Kariangau, Balikpapan menuju ke Penajam pada sekitar pukul 11.30 WITA.



"Setelah berjalan sekitar 30 menit, kapal mengalami kerusakan pada mesin penggerak dan tidak dapat melanjutkan perjalanan," kata Kasat Reskrim Polres PPU, AKP Dian Kusnawan dalam keterangannya, Selasa (6/5).

Saat itu, petugas kapal segera menginformasikan masalah yang terjadi kepada penumpang. Mereka langsung memindahkan penumpang ke kapal feri lain.



"Namun, tidak lama setelah itu, kapal KMP Muchlisa mulai miring dan akhirnya tenggelam. Kapal diperkirakan tenggelam di kedalaman sekitar 20 meter di dasar perairan," ucap Dian.


Senin, 05 Mei 2025

Alasan Bijak Dilan Janiyar Tak Meluapkan Emosi ke Selingkuhan Suami


Jakarta. Berita24.info-


Kreator konten Dilan Janiyar mengaku tak marah atau melemparkan kesalahan pada wanita-wanita yang berselingkuh dengan suaminya, Safnoviar Tiasdi. Sebagai wanita yang baru tahu diselingkuhi setelah dua tahun menikah, Dilan justru berterima kasih pada wanita-wanita tersebut. "Pertama, aku say thank you ke mereka," kata Dilan dikutip dari YouTube Curhat Bang Denny Sumargo, Minggu (4/5/2025). "Karena hanya dengan itu aku bisa tahu kelakuan Saf," imbuhnya.  Dilan merasa jika bukan karena pengakuan wanita-wanita tersebut, dia bisa saja masih mencintai pria yang salah sampai saat ini.



"Kalau mereka enggak ada, aku enggak akan pernah tahu (suami berselingkuh)," ucapnya. Itu sebabnya, Dilan tak pernah mau menyalahkan wanita yang berselingkuh dengan suami. "Aku enggak akan nyalahin ceweknya," kata Dilan. "Kalau ceweknya kan dibayar, mereka kerja," imbuhnya. 



Seperti diketahui, Dilan baru tahu suaminya berselingkuh setelah bertengkar hebat karena hal lain. Safnoviar saat itu sudah meninggalkan rumah selama dua hari. Dilan yang belum tahu suaminya berselingkuh, masih memikirkan cara untuk membuat suami pulang ke rumah dengan membuat voting di media sosialnya.
Tapi Dilan bukan mendapat respons seperti yang diharapkan dari suami.  Dilan justru mendapat pengakuan melalui Direct Message dari sejumlah netizen tentang perselingkuhan suaminya. Meskipun awalnya tak percaya, tapi pengakuan datang bukan hanya dari satu wanita. Melainkan banyak wanita, disertai bukti-bukti perselingkuhan.



Karena semakin banyak pengakuan yang muncul disertai berbagai bukti, Dilan akhirnya percaya dan baru tahu bahwa suaminya berselingkuh sejak sebulan setelah mereka menikah. Bahkan termasuk saat Dilan masih dalam kondisi hamil. Kini Dilan yang menikah dengan Safnoviar pada Januari 2023 sedang mengurus perceraian mereka setelah Dilan menyelesaikan pembagian harta gana-gini