
Minahasa Utara, idmpos.net -
Terjadi kebakaran gudang petasan di kompleks Pergudangan Volvo, Desa Watutumou II, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, Jumat (6/11/2026) dini hari.
Peristiwa ini memicu kepanikan warga setelah petasan di dalam gudang meledak berulang kali.
Suara dentuman keras bahkan membuat pintu dan atap rumah warga bergetar. Ledakan tersebut juga terdengar hingga sejumlah wilayah yang berjarak beberapa kilometer dari lokasi kebakaran.
Salah satunya dialami Yenny, warga Kawangkoan Baru. Ia sempat mengira suara dentuman tersebut berasal dari ledakan bom hingga berlari keluar rumah.
"Saya kira bom, pintu-pintu dan atap rumah bergetar sampai saya lari keluar," kata Yenny, Jumat.
Saat kejadian, Yenny berada sekitar 1,8 kilometer dari sumber ledakan di Desa Watutumou II.
Suara dentuman juga terdengar hingga wilayah Kolongan. Seorang warga bernama Iki mengaku mendengar ledakan meski berada cukup jauh dari lokasi kebakaran.
"Saya dari Kolongan, dengar bunyi dentuman," ujar Iki. Jarak Desa Watutumou II ke Kolongan, Kecamatan Kalawat, sekitar 5,9 kilometer dengan perkiraan waktu tempuh berkendara 14 menit.
Sementara itu, suara ledakan juga dilaporkan terdengar hingga Paniki dan Airmadidi. Jarak lokasi kebakaran ke Airmadidi, ibu kota Kabupaten Minahasa Utara, sekitar 9,8 kilometer.
Berawal dari Letupan Kecil
Menurut penuturan sejumlah saksi mata, api pertama kali terlihat muncul dari bagian belakang bangunan gudang sekitar pukul 00.45 WITA.
Tak lama kemudian, kobaran api membesar dan menyambar tumpukan petasan yang tersimpan di dalam gudang. Andi (36), salah seorang warga setempat, mengatakan awalnya ia hanya mendengar suara letupan kecil beberapa kali. Ia mengira suara tersebut berasal dari orang yang sedang bermain kembang api.
"Ada suara letupan kecil beberapa kali, kami kira orang main kembang api. Tapi tidak lama kemudian ada suara ledakan keras disertai kobaran api besar dari arah gudang," terang Andi.
Kebakaran tersebut melalap empat ruangan bangunan gudang kembang api. Kuatnya ledakan bahkan diduga menyebabkan dinding bangunan roboh.
Selain itu, dentuman keras dari dalam gudang memecahkan kaca rumah warga di sekitar lokasi. Menurut laporan, kobaran api membumbung tinggi. Serpihan dan sisa kembang api juga terlihat berhamburan di sekitar kompleks pergudangan.
Damkar dan Brimob Dikerahkan Padamkan Api
Petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Manado dikerahkan untuk memadamkan api. Brimob Polda Sulawesi Utara juga menurunkan tiga kendaraan water cannon untuk membantu proses pemadaman.
Total terdapat delapan kendaraan yang dikerahkan, terdiri dari tiga unit Damkar Minut, dua unit Damkar Manado, dan tiga kendaraan water cannon Brimob.
Puluhan personel turut berjibaku menjinakkan api. Salah seorang personel Damkar Minut mengatakan, kendaraan pemadam telah lebih dari delapan kali bolak-balik mengambil air untuk memadamkan kebakaran.
"Sudah lebih dari 8 kali kendaraan bolak balik ambil air," kata seorang petugas Damkar Minahasa Utara. Selain itu, warga juga memadati sekitar lokasi kejadian untuk menyaksikan proses pemadaman.
Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran gudang petasan tersebut belum diketahui.