Medan, Idmpos.net-
Beredar di media sosial sekitar ratusan warga mendatangi area PT Perkebunan Milano Cabang Dua Estate, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu.
Mereka memburu personel Polisi dari Polda Sumut yang menembak kaki, dan pinggul RA (34) terduga maling kelapa sawit di daerah tersebut.
Dalam video yang beredar, sejumlah warga nampak membawa kayu, dan menyisir satu persatu rumah dinas perusahaan kelapa sawit tersebut.
"Ini ya, ada Brimob arogan yang menembak warga,"teriak warga dalam video, dilihat, Selasa (13/10/2026).
Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan membenarkan adanya peristiwa penembakan, yang terjadi pada Jumat (9/10/2026) kemarin.
Ia menyebut awalnya personel Direktorat Samapta yang bertugas bawah kendali operasi (BKO) di PT Perkebunan Milano Cabang Dua Estate memergoki maling sawit.
"Jadi awalnya anggota menemukan adanya dugaan pencurian kelapa sawit. Diberikan tindakan,"kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, Selasa (13/10/2026).
Ferry mengungkap, peluru yang ditembakkan ke terduga maling sawit merupakan peluru karet.
Meski demikian, Bid Propam Polda Sumut sedang mendalami prosedur penembakan yang dilakukan personel Ditsamapta, sesuai atau tidak.
Apabila tidak sesuai prosedur, maka akan ada sanksi yang diberikan.
"Itu akan diproses mengenai sesuai prosedur tindak penembakan. Masih didalami oleh Propam."
Sumber: medan.tribunnews.com

