Berita24 - Portal Berita Profesional

Headline Utama

Trending

Berita Terbaru

Tampilkan postingan dengan label kecelakaan Maut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kecelakaan Maut. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Mei 2025

Mobil Anggota DPR RI Terlibat Kecelakaan Tragis di Tol Pemalang


Jateng Pemalang. Berita24.info-

Kecelakaan Maut di Tol Pemalang Libatkan Anggota DPR RI dan Tokoh Agama Kendal, Dua Meninggal - Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di jalan tol KM 315+900 jalur A wilayah Desa Karangasem, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, pada Jumat (2/5/2025) dini hari sekitar pukul 02.40 WIB. Insiden ini melibatkan sebuah mobil Toyota Innova dengan nomor polisi H-1980-CM dan sebuah truk Fuso bernomor polisi K-1344-K, mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.


Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Satlantas Polres Pemalang, kecelakaan ini tergolong sebagai kecelakaan berat. Kendaraan Toyota Innova yang dikemudikan oleh Arya Maulana (38), seorang warga Kedungmundu, Tembalang, Kota Semarang, melaju dari arah barat menuju timur di lajur kanan. Setibanya di lokasi kejadian, mobil tersebut diduga hendak mendahului kendaraan lain dari lajur kiri.


Nahas, pada saat yang bersamaan, di lajur kiri melaju sebuah truk Fuso yang dikemudikan oleh Mashudi (61), warga Margoyoso, Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, dengan arah yang sama. Jarak yang terlalu dekat menyebabkan kedua kendaraan bertabrakan.


Akibat kecelakaan tersebut, dua penumpang mobil Innova meninggal dunia di lokasi kejadian, yaitu:


 * Vicka Novitasari (41), warga Ngaliyan, Semarang, mengalami luka cidera kepala berat dan meninggal dunia di lokasi.

 * Muhamad Balya (57), warga Kaliwungu, Kendal, juga mengalami luka cidera kepala sedang dan meninggal dunia di lokasi. Diketahui, Muhamad Balya merupakan seorang tokoh agama terkemuka di Kabupaten Kendal.


Dua korban lainnya mengalami luka-luka dan saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit yang berbeda:


 * Arya Maulana, pengemudi Innova, mengalami luka keluar darah dari mulut dan cidera kepala ringan. Ia dalam kondisi sadar dan dirawat di RSI Al-Ikhlas Pemalang.


 * Alamudin Dimyati Rois (45), penumpang Innova yang berprofesi sebagai anggota DPR RI beralamat di Brangsong, Kendal, mengalami luka cidera kepala sedang, fraktur pergelangan tangan kanan, fraktur jari manis tangan kanan, dan sobek pelipis kiri. Saat ini, kondisinya setengah sadar dan dirawat di RS Budi Rahayu Pekalongan.


Kerugian materi akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp. 30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah).


Unit Lakalantas Polres Pemalang telah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), melakukan evakuasi korban dan kendaraan, mencatat identitas saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti. Kasus kecelakaan ini kini dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Sumber: Jejakkriminal.net

Sabtu, 25 November 2023

Truk Tangki Air Rem Blong Tabrak Pemotor dan Tiang di Wisata Prigen 2 Orang Tewas








Pasuruan,Pos62.Online-


Sebuah truk tangki air rem blong menabrak pemotor, tiang, dan pohon di jalur wisata Prigen-Pandaan, Desa Sumbergedang, Pandaan, Pasuruan. Akibat kecelakaan ini, sopir truk dan pemotor tewas, sementara kondisi truk remuk.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat truk tangki nopol N 8340 UT berjalan dari arah Prigen tujuan turun ke arah Pandaan, Sabtu (25/11/2023) pukul 02.00 WIB. Truk bermuatan penuh itu tiba-tiba meluncur bebas tidak terkendali hingga menabrak pengendara motor Yamaha Vega nopol N 4444 GA.

Truk terus meluncur menabrak tiang penyangga kabel telepon dan pohon hingga roboh. Truk tanki mengalami kerusakan parah, seluruh roda truk lepas dan terguling.

"Truk tangki muatan air meluncur bebas karena rem blong mulai dari Desa Jawi, Kecamatan Prigen sampai Dusun Klampok, Desa Sumbergedang. Jaraknya sekitar 300 meter," kata Samad (46), penjaga ruko Dusun Klampok, Sabtu (25/11/2023).

"Karena jalanan menurun dengan bermuatan air, jadi laju truk kehilangan kendali," ungkap Samad.

Akibat kecelakaan ini, pengemudi truk Moch Fadhor Rosi (30), warga Bulak Jaya, Wonokusumo, Semampir, Kota Surabaya, tewas di lokasi. Sedangkan pengendara motor Dicky Pratama Sabastian (29) warga Dusun Sudimoro Utara, Tulangan, Sidoarjo, meninggal di rumah sakit.

"Kecelakaan mengakibatkan satu korban meninggal di TKP yakni pengemudi truk tangki. Sedangkan pengendara motor meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RS Sahabat Sukorejo," kata Kanit Gakkum Polres Pasuruan Ipda Kunaefi.

Polisi masih mendalami penyebab kecelakaan maut itu. Sejumlah saksi dimintai keterangan. Polisi juga memeriksa CCTV di beberapa titik.


Sumber:Detik

Senin, 20 November 2023

Kecelakaan Maut KA Probowangi vs Elf Terjadi di Dusun Prayuana 11 Orng Tewas


 






Lumajang,Pos62.Online-


Kecelakaan antara KA Probowangi jurusan Surabaya-Banyuwangi vs elf terjadi di Dusun Prayuana, Desa Ranupakis, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (19/11/2023) sekitar pukul 19.53 WIB.

Kecelakaan maut ini mengakibatkan 11 orang tewas dan empat lainnya mengalami luka berat.

Korban luka-luka diketahui telah dilarikan ke Puskesmas Klakah untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

"Sebelas orang meninggal dunia, lalu untuk korban luka berat sebanyak empat orang sedang di Puskesmas," ujar Kapolres Lumajang, AKBP Boy Jeckson Situmorang, Minggu.

Seorang saksi mata yang merupakan warga sekitar, Suyid, membeberkan kronologi kecelakaan KA Probowangi vs elf tersebut.

Menurutnya, kecelakaan bermula saat sebuah elf melaju dari arah selatan dengan kecepatan tinggi.

Saat melintas rel kereta, mobil langsung ditabrak KA Probowangi yang melaju dari arah timur atau dari arah Jember.

"Mobilnya kencang, keretanya kencang juga, langsung ditabrak," ungkap Suyid, Minggu

Suyid menambahkan, elf bernomor polisi N 7646 T tersebut langsung terseret hingga 50 meter.

Kondisi elf berwarna biru itu terlihat ringsek berat.

Ban serep bahkan terlepas dari mobil dan kaca pecah.

Menurut keterangan warga setempat lainnya, Nandiati, elf tersebut membawa rombongan warga Nganjuk yang pulang berlibur dari Probolinggo.

Berbeda dari keterangan Suyid, Nandiati menyebut elf mengalami mesin mati tepat di perlintasan kereta api sehingga kecelakaan tidak bisa terhindarkan.

"Kereta sudah dekat, mati mesinnya. Mungkin ya diterobos, terus ditabrak sama keretanya," ujar Nandiati.

Ia mengatakan lokasi kejadian sangat gelap hingga kerap terjadi kecelakaan.

Terlebih, palang kereta api itu tidak berpintu.

"Soalnya gelap dan enggak ada palang pintu," tandasnya.

Dikabarkan Ada Korban Tewas Balita

Dalam kecelakaan maut antara KA Probowangi vs elf di Lumajang, dikabarkan ada seorang balita yang turut menjadi korban tewas.

Suyid menyebut balita itu belum ditemukan sejak kecelakaan terjadi.

"Katanya ada (korban) bayinya, tapi belum ketemu sampai sekarang," kata dia, Minggu.

Di kesempatan yang sama, AKBP Boy Jeckson Situmorang mengungkapkan pihaknya masih mensterilkan area perlintasan kereta api.

Polisi juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk mencari kemungkinan adanya korban yang belum dievakuasi.

"Nanti kita cek ya, kita masih sterilkan karena lokasi gelap."

"Kita masih lakukan penyisiran, mana tahu masih ada korban lain," tutur Boy, masih dikutip dari Kompas.com.

Ia pun mengimbau kepada keluarga korban agar menghubungi RSUD dr Haryoto atau Mapolres Lumajang untuk mengetahui kondisi kerabat mereka.

"Saat ini, jika ada keluarga korban, silakan untuk menghubungi RSUD dr Haryoto atau bisa ke Mapolres Lumajang," pungkasnya.

PT KAI Sampaikan Duka Cita

Buntut kecelakaan maut yang menewaskan 11 orang tersebut, PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) menyampaikan duka cita.

Lewat keterangan resminya, PT KAI mengonfirmasi kecelakaan lalu lintas antara KA Probowangi vs elf, terjadi di perlintasan tanpa palang pintu di km 138+0 petak jalan antara Stasiun Randuagung-Stasiun Klakah pada Minggu malam, sekitar pukul 19.53 WIB.

"KAI prihatin dan menyesalkan kejadian tersebut, serta menyampaikan ucapan turut belasungkawa kepada para keluarga korban," kata Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartantyo, Minggu.

Lebih lanjut, Didiek mewakili PT KAI, meminta seluruh pihak sesuai kewenangannya masing-masing agar lebih peduli dan memberikan perhatian untuk meningkatkan sistem keselamatan di perlintasan sebidang.

Pasalnya, kereta api memiliki jalur tersendiri dan tidak bisa berhenti tiba-tiba, sehingga pengguna jalan harus mendahulukan perjalanan kereta.

Hal ini sesuai Pasal 124 Undang-undang 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan Pasal 114 UU Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Selain itu, PT KAI mengimbau agar Pemerintah Daerah, Kementerian Perhubungan, serta Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), lebih peduli terhadap kelaikan dan keselamatan di perlintasan sebidang dengan melengkapi peralatan keselamatan bagi pengguna jalan raya.

Peralatan keselamatan itu seperti rambu-rambu, penerangan, palang pintu, dan penjaga perlintasan sebidang.

"KAI berharap peran aktif semua pihak untuk dapat melakukan peningkatan keselamatan pada perlintasan sebidang demi keselamatan bersama."

"Masyarakat juga diharapkan agar berhati-hati saat akan melintasi perlintasan sebidang, dan disiplin mematuhi rambu-rambu yang terdapat di perlintasan sebidang."

"Pastikan jalur yang akan dilalui sudah aman, tengok kanan dan kiri, serta patuhi rambu-rambu yang ada," tutup Didiek.


Sumber:Tribun