Berita24 - Portal Berita Profesional

Headline Utama

Trending

Berita Terbaru

Tampilkan postingan dengan label Tenaga Kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tenaga Kerja. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Mei 2025

Eks Karyawan Sritex Solo Bangkit, Banyak yang Sudah Bekerja Kembali

 Solo. Berita24.info-

Sekitar 600 warga Solo, Jawa Tengah, yang terkena dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pailitnya PT Sritex, kini sebagian telah mendapatkan pekerjaan di perusahaan lain. 



Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Solo, Respati Ardi, pada Jumat (2/5/2025). "Sudah ada beberapa yang keterima di perusahaan yang lain," ungkap Respati di Solo.



Ia menjelaskan bahwa Pemkot telah menawarkan peluang kerja kepada warga yang terdampak PHK melalui program Klik-On PHK. 



Program ini merupakan rumah konsultasi yang diluncurkan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Solo untuk memberikan pendampingan bagi tenaga kerja yang terkena PHK. 



"Kita sudah tawarkan, tapi mau bekerja di mana tidak bisa maksa. Yang keluar dari Sritex kita sudah tawarkan," lanjutnya.

Sumber: Penakita.info

Senin, 06 November 2023

Badan Pusat Statistik (BPS) Mencatat Jumlah Masyarakat yang Menganggur Pada Agustus 2023 Meningkat


 






Jakarta,Pos62.Online


Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah masyarakat yang menganggur pada Agustus 2023, adalah 7,86 juta pengangguran atau 5,32 persen dari total penduduk.

"Tingkat Pengangguran Terbuka atau TPT pada Agustus 2023 terdapat 7,86 juta orang penggangguran atau setara tingkat pengangguran terbuka 5,32 persen," ujar Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Jakarta, Senin (6/11/2023).

Amalia berujar, artinya jumlah tersebut menurun 0,54 persen bila dibandingkan dengan jumlah pengangguran pada Agustus 2022 yang sebanyak 8,42 juta orang atau 5,86 persen dari total penduduk.

"Meskipun terus menurun jumlah dan tingkat pengangguran ini masih relatif lebih tinggi jika dibandingkan sebelum pandemi," terangnya.

Amalia menambahkan, penduduk usia kerja mencapai 212,59 juta orang atau naik 3,17 juta orang. Jumlah tersebut terdiri dari angkatan kerja sebesar 147,71 juta orang dan bukan angkatan kerja 64,88 juta orang.

"Angkatan kerja mencapai 139,85 juta orang dan sisanya adalah pengangguran," imbuh Amalia.

Jumlah pengangguran mengalami penurunan di daerah perkotaan, sementara di daerah pedesaan mengalami kenaikan.

"Pada Agustus 2023, jumlah pengangguran di daerah perkotaan tercatat 6,40 persen, atau menurun dari 7,74 persen pada periode sama tahun sebelumnya," tutur Amalia.

Sedangkan jumlah pengangguran di daerah pedesaan tercatat sebanyak 3,88 persen atau meningkat dari 3,43 persen pada Agustus 2022.


Sumber:Tribun