Berita24 - Portal Berita Profesional

Headline Utama

Trending

Berita Terbaru

Tampilkan postingan dengan label Kemenlu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kemenlu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 November 2023

Paling Lantang Di Sidang PBB Jokowi Puji Kemenlu RI

 

Jakarta, Pos62.Online - Presiden Joko Widodo (Jokowil) memuji langkah diplomatik yang dilakukan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi untuk membela Palestina. Jokowi mengatakan pidato Retno di Sidang Majelis Umum PBB adalah yang paling lantang dan keras.

"Bapak ibu coba lihat Menteri Luar Negeri Bu Reno Marsudi waktu di Dewan Keamanan PBB paling lantang, paling keras dan paling menentang," kata Jokowi di Rakernas LDII di Jakarta Timur, Selasa (7/11/2023).


Jokowi mengaku heran dengan Menlu Retno. Menurut Jokowi, Retno sebenarnya merupakan perempuan yang halus namun galak saat berpidato di PBB.


 Saya juga heran Bu Menlu kita oni orangnya halus tapi kok di dewan keamanan galak banget," ujar Jokowi.


Jokowi mengatakan perang yang terjadi di Gaza memang jaraknya jauh. Namun dia menegaskan dukungan Indonesia untuk Palestina tak pernah surut.


"Perang di Gaza hati-hati, ini juga jauh tapi tetap dukungab kita terhadpa palestina tidak akan surut," ujar Jokowi.


Pidato Menlu Retno di Sidang PBB

Menlu RI Retno LP Marsudi berbicara di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai aksi ilegal Israel di wilayah Palestina. Dia mengutuk Israel dan menolak pemindahan paksa warga Gaza dari tanah airnya.


Sikap Indonesia disampaikan Retno dalam rapat Sidang Darurat Majelis Umum PBB, disiarkan di kanal YouTube United Nations, Jumat (27/10/2023).


"Faktanya serangan dan pembunuhan terus terjadi. Namun, di tengah banyaknya korban, Dewan Keamanan gagal mengambil tindakan tegas," kata Retno merujuk ke kondisi Gaza belakangan ini.

Indonesia mengutuk Israel yang menyerang warga sipil, rumah sakit, dan menghukum orang-orang Palestina secara kolektif (collective punishement). Aksi-aksi itu dikatakan Retno sebagai tidak manusiawi dan bertentangan dengan hukum internasional.


"Berkaitan dengan hal tersebut, langkah nyata '3 Plus 1' harus kita ambil. Yang pertama, hentikan agresi untuk mencegah lebih banyak korban sipil," kata Retno.


Majelis Umum perlu setuju pembentukan komisi independen untuk menginvestigasi kondisi kemanusiaan di Gaza. Poin kedua, Majelis Umum dia desak untuk mendukung pembukaan pintu bantuan kemanusiaan ke Gaza. Bahkan 100 truk, kata dia, tak akan cukup membantu warga Gaza. Maka, bantuan harus segera dikerahkan secara terus-menerus.


"Poin ketiga, menolak pemindahan paksa warga sipil di Gaza. Orang-orang tidak boleh dipindahkan melawan keinginan mereka. Seruan untuk mengevakuasi area Gaza utara ditambah pemboman rumah-rumah, blokade aliran listrik, gas, bahan bakar, air, dan bertahun-tahun penghukuman kolektif. Itu adalah kejahatan kemanusiaan," tutur Retno.


Sumber:DetikNews.Com

Kemenlu RI Bantah Tudingan Israel RS Indonesia Tampung Hamas

 

JAKARTA, Pos62.Online- Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) buka suara soal tudingan Israel terhadap Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina. Israel mengeklaim rumah sakit Indonesia menampung hamas dan dibangun di atas jaringan terowongan hamas. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Lalu Muhammad Iqbal membantah tudingan itu. Lalu menyebutkan, RS Indonesia di Gaza dibangun untuk tujuan kemanusiaan.


RS Indonesia di Gaza adalah fasilitas yang dibangun masyarakat Indonesia sepenuhnya untuk tujuan kemanusiaan dan untuk melayani kebutuhan medis masyarakat Palestina di Gaza," kata Lalu Muhammad Iqbal kepada wartawan, Selasa (7/11/2023).

Iqbal menyampaikan, RS Indonesia adalah satu dari segelintir fasilitas kesehatan yang masih berfungsi di Gaza di tengah jumlah korban serangan Israel yang terus bertambah setiap harinya.


Saat ini, pusat pelayanan kesehatan itu merawat pasien dalam jauh melampaui kapasitasnya. "RS Indonesia saat ini sudah dikelola sepenuhnya oleh otoritas Palestina di Gaza, meskipun dari waktu ke waktu selalu ada relawan Indonesia yang membantu," ucapnya. Lebih lanjut ia menyatakan posisi Indonesia dalam masalah ini.


Iqbal menyebutkan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi secara konsisten mengutuk kejahatan kemanusiaan yang terjadi di sana.


Menlu RI sejak awal secara konsisten mengutuk dan menyerukan penghentian segera serangan membabi buta terhadap target sipil, khususnya fasilitas-fasilitas kemanusiaan di Gaza, termasuk rumah sakit dan ambulan," jelas Iqbal. Sebelumnya diberitakan, dikutip Kompas TV, Juru bicara militer Israel Daniel Hagari hari Minggu (5/11/2023) mulai menuduh rumah sakit Indonesia di Gaza dibangun di atas jaringan terowongan Hamas


Rumah sakit Indonesia sekaligus melindungi jaringan terowongan itu dari pengeboman karena berada di bawah rumah sakit. Militer Israel mengklaim punya informasi intelijen jaringan terowongan di bawah RS Indonesia di Gaza, dan foto pengintaian udara tentang peluncur roket sangat dekat dengan rumah sakit yang dibangun gotong royong oleh dana dan keringat rakyat Indonesia untuk rakyat Palestina. “Hamas secara sistematis membangun Rumah Sakit Indonesia untuk menyembunyikan infrastruktur bawah tanah mereka,” ujar Hagari pada hari Minggu (5/11/2023), seperti yang dilaporkan oleh Times of Israel hari Senin (6/11/2023). Tuduhan ini menimbulkan risiko bahwa Rumah Sakit Indonesia bisa segera menjadi sasaran serangan udara dan darat Israel, mengancam nyawa dokter, ribuan pasien, dan warga sipil yang mencari perlindungan di Rumah Sakit Indonesia di Gaza. Hagari kemudian mempresentasikan rekaman percakapan telepon yang disadap antara pejabat Hamas yang membahas pengalokasian cadangan bahan bakar yang ditujukan untuk Rumah Sakit Indonesia.


Rekaman tersebut menampilkan seorang pejabat yang mengeluhkan klaim Hamas mengenai kelangkaan bahan bakar di Gaza, meskipun kelompok Hamas diduga Israel punya cadangan solar yang substansial. Militer Israel juga mempresentasikan rekaman yang mereka klaim sebagai percakapan antara komandan Brigade Jabaliya Barat Hamas dengan kepala Rumah Sakit Indonesia di Gaza, serta warga Gaza lainnya soal pembagian dan pengambilan bahan bakar dari Rumah Sakit Indonesia oleh kelompok Hamas.


Sumber:Kompas.Com