Berita24 - Portal Berita Profesional

Headline Utama

Trending

Berita Terbaru

Tampilkan postingan dengan label Bogor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bogor. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Mei 2025

Anak Kades Klapanunggal Aniaya Warga Gegara Kritik di Medsos


Bogor. Berita24.info-

Polisi buka suara mengenai kabar anak kepala desa (kades) di Klapanunggal, Bogor, berinisial L, tersangka pemukulan berdamai dengan warga korban pemukulan. Polisi menegaskan pihaknya akan memproses kasus ini sesuai aturan yang berlaku.


"Proses di kami tidak mengenal mediasi di luar kepolisian dan tidak ada cabut laporan. Yang ada permohonan RJ (restorative justice) yang diajukan, seusai aturan yang ada," kata Kapolsek Klapanunggal AKP Silfi Adi Putri, kepada wartawan, dikutip Kamis (8/5/2025).



Silfi mengatakan pengajuan restorative justice telah dilakukan oleh keluarga korban. Sampai saat ini, katanya, pihaknya masih belum mendapat disposisi untuk menindaklanjutinya.



"Kalau sudah ada disposisi, kita tindaklanjuti," tuturnya.



Dia menjelaskan jika sudah ada instruksi, maka pihaknya akan menindaklanjuti dengan mengundang pihak korban dan pelaku. Kemudian musyawarah dilakukan sesuai aturan kepolisian.



"Kalau sudah ada turun ke kami permohonan restorative justice untuk ditindaklanjuti, kami akan undang kedua belah pihak pelapor maupun keluarga tersangka untuk musyawarah yang benar yaitu restorative justice di kepolisian," bebernya.



Silfi menjawab pertanyaan apakah pengajuan restorative justice tersebut karena ada intimidasi atau tidak. Dia menyebut sejauh ini pihak korban sendiri yang datang ke Polsek dan menginformasikan untuk berdamai.



"Sejauh ini pelapor sendiri yang datang ke Polsek, yang bersangkutan memang datang waktu itu menginformasikan kepada kami bahwa dilakukan mediasi tapi di luar kepolisian. Kami arahkan mediasinya yang benar seperti apa di kepolisian," sebutnya.



Anak Kades Jadi Tersangka

Sebelumnya, pria berinisial L, anak kades yang viral pukuli warga karena kritik ayahnya di media sosial (medsos) ditetapkan tersangka. L kini ditahan di Mapolsek Klapanunggal.



"Iya, sudah penetapan tersangka. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, dilakukan penahanan. Adapun pelapor adalah korban sendiri yaitu M dan tersangka yaitu inisial L," kata Kapolsek Klapanunggal AKP Silfi Adi Putri kepada wartawan, Rabu (7/5).



Silfi menyebutkan, L dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. "Ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara," kata Silfi.

Sumber: Harian62.info

Jumat, 02 Mei 2025

Pelaku Penganiayaan Lansia Penjual Pisang di Bogor Diburu Polisi



Bogor. Berita24.info-

Polisi telah mengidentifikasi pemotor yang menganiaya pria lanjut usia (lansia) pedagang pisang keliling di Gunungbatu, Kota Bogor. Pelaku diduga warga Bekasi dan kini dalam pengejaran polisi.



"Untuk pelaku sudah kita identifikasi, berdomisili wilayah Bekasi. Iya (pelaku masih diburu)," kata Kasat Reskrim Pokresta Bogor Kota AKP Aji Riznaldi dihubungi, Jumat (2/5/2025).



Aji menambahkan, pedagang pisang korban pemukulan bernama Ugan (62) asal Ciampea, Kabupaten Bogor. Ugan telah membuat laporan resmi terkait penganiayaan tersebut dan menjalani visum.



"Korban sudah membuat LP (laporan polisi) kemarin dan diambil visum. Dugaan sementara (laporan) terkait (Pasal) 351 KUHP (tentang penganiayaan). Kita masih lakukan penyelidikan terkait perkara tersebut," imbuhnya.



Diberitakan sebelumnya, video seorang pria disebut menganiaya pedagang asongan pisang di Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat, viral di media sosial. Pedagang pisang disebut merupakan pria paruh baya.



Dalam video yang dilihat, Kamis (1/5/2025), peristiwa disebut terjadi pada siang hari tadi. Video tersebut memperlihatkan pedagang pisang memikul dagangannya berjalan.



Kemudian seorang pria mengendarai sepeda motor berhenti di depannya. Terlihat interaksi cepat antara pria dan pedagang pisang tersebut.

Sumber: Penakita.info

Selasa, 31 Oktober 2023

Viral Ular-ular Hangus di Gunung Sindur Bogor








Bogor,Pos62.Online-


Video sejumlah bangkai ular yang hangus terbakar di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, viral di media sosial (medsos). Ular-ular itu disebut ditemukan di lokasi kebakaran lahan.

Dalam video yang dilihat detikcom, Selasa (31/10/2023), ular-ular tersebut berada di lokasi kebakaran lahan. Bangkai ular tersebut ditemukan warga.

Terlihat pula bekas rumput terbakar di lokasi. Ular-ular itu terlihat berukuran besar hingga yang berukuran kecil.

Dansek Parung Damkar Kabupaten Bogor, Napi, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Senin (30/10). Dia menduga lahan itu dulunya rawa.

"Lahan kosong yang terbakar, dulunya itu rawa kalau nggak salah, masuknya Gunung Sindur, Desa Cibadung, dekat RSUD Parung," kata Napi saat dihubungi.

Napi tidak mengetahui pasti ada berapa ular yang mati terbakar. Dia mengatakan petugas Damkar fokus memadamkan api di lahan yang terbakar tersebut.

"Kurang tahu jumlahnya, anggota kemarin fokus ke pemadaman gitu. Kalau ular itu orang-orang dari desa yang lihat, kalau anggota cuma lihat aja nggak merhatiin," jelasnya.

Dia menduga ada sarang ular di lokasi kebakaran. Dia menyebutkan lokasi itu dulunya merupakan rawa.

"Iya mungkin bisa jadi (ada sarang ular), rawa bertahun-tahun gitu ya," ujarnya.


Sumber:Detiknews


Sabtu, 28 Oktober 2023

Densus 88 Antiteror Polri Menangkap Sejumlah Terduga Teroris di Kabupaten Bogor Jawa Barat








Bogor,Pos62.Online


 Ketua RW di Ciomas, Kabupaten Bogor, bernama Sutrisno, menyebut Densus 88 Polri menggeledah sebuah rumah yang dihuni pria berinisial RY (46). Istri RY, SO, pun mengaku sempat bertanya di mana suaminya.

"Tadi saya juga karena ini, nggak jelas ya, saya sudah takut duluan, udah gitu panik, tahu deh apaan gitu saya nggak tahu. Saya juga nanya, 'Pak dibawa ke mana suami saya?', saya ingin tahu," kata SO, Jumat (27/10/2023).

"Saya nanya juga suami saya di mana. Maksudnya biar saya juga bisa nyamperin gitu, biar saya tahu keberadaan. Kan saya juga keder (bingung) kalau begini, mau gimana saya juga," imbuhnya.

SO mengaku hanya diminta menunggu kabar lebih lanjut. Dia berharap suaminya dalam kondisi baik karena RY merupakan tulang punggung keluarga.

"Saya juga nggak ada kerja, nggak ada dagang, sekarang kalau suami saya diambil (ditangkap) saya gimana, gimana nasib anak-anak saya. Saya juga di sini ngontrak, itu yang bikin saya. Kenapa dan suami juga apaan gitu yang dituduhkan ke suami," kata SO.

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri menangkap sejumlah terduga teroris di Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar). Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mengatakan penangkapan dilakukan di Ciomas, Ciawi, dan Tamansari.

"Memang benar ada penangkapan dari Densus," kata Rio dikonfirmasi detikcom, Jumat (27/10).

Rio membenarkan penangkapan dilakukan di Ciomas, Tamansari, dan Ciawi, Kabupaten Bogor. Akan tetapi, Rio belum bisa menjelaskan berapa jumlah orang di Bogor yang ditangkap Densus 88 Polri.

"Iya, iya (lokasi penangkapan di Ciawi, Ciomas dan Tamansari). Tapi saya nggak tahu jumlahnya ya, nanti saya tanyakan dulu," kata Rio.

"Belum tahu (jumlah orang ditangkap), tapi itu Densus. Nanti saya klarifikasi dulu ke Densus. Densus Mabes yang nangkap," imbuhnya.


Sumber:detiknews