Berita24 - Portal Berita Profesional

Headline Utama

Trending

Berita Terbaru

Tampilkan postingan dengan label penembakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penembakan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 November 2023

Tewasnya Penyiar Radio Di Filipina Saat Siaran Langsung

 

MANILA, Pos62.Online - Seorang pembawa berita radio di Filipina selatan ditembak mati di studionya dalam serangan yang tidak disengaja dan disaksikan oleh orang-orang yang menonton program tersebut secara langsung di Facebook. Pria bersenjata itu berhasil masuk ke stasiun radio Juan Jumalon, seorang penyiar berita provinsi yang dikenal juga sebagai DJ Johnny Walker, dengan berpura-pura menjadi pendengar.


Dia kemudian menembaknya dua kali selama siaran langsung pagi hari di kota Calamba di provinsi Misamis Occidental, kata polisi.

Investigasi sedang dilakukan untuk mengidentifikasi pria bersenjata tersebut dan memastikan apakah serangan itu terkait dengan pekerjaan. Filipina telah lama dianggap sebagai salah satu tempat paling berbahaya di dunia bagi jurnalis. Presiden Ferdinand Marcos Jr mengutuk keras penembakan tersebut dan mengatakan bahwa dia telah memerintahkan kepolisian nasional untuk melacak, menangkap dan mengadili para pembunuhnya. “Serangan terhadap jurnalis tidak akan ditoleransi dalam demokrasi kita dan mereka yang mengancam kebebasan pers akan menghadapi konsekuensi penuh atas tindakan mereka,” kata Marcos.


Persatuan Jurnalis Nasional Filipina, sebuah badan pengawas kebebasan pers, mengatakan bahwa Jumalon adalah jurnalis ke-199 yang dibunuh di negara tersebut sejak tahun 1986. “Serangan ini bahkan lebih terkutuk karena terjadi di rumah Jumalon sendiri, yang juga berfungsi sebagai stasiun radio,” kata pengawas tersebut.


Sebuah video penyerangan menunjukkan Jumalon, 57, berhenti sejenak dan melihat ke atas pada sesuatu yang jauh dari kamera sebelum dua tembakan terdengar. Dia merosot kembali ke kursinya saat musik latar diputar. Dia dinyatakan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.


Penyerang tidak terlihat di siaran langsung Facebook dan polisi mengatakan mereka sedang memeriksa apakah kamera keamanan yang dipasang di rumah dan di properti tetangganya merekam sesuatu.


Sumber:Kompas.Com

Dua Warga di Bekasi Ditembak OTK, Diduga Pakai Airsoft Gun


 






Jakarta,Pos62.Online-


Dua orang menjadi koban penembakan Orang Tak Dikenal (OTK) di Perumahan Pondok Permata Buni Bakti, Babelan, Kabupaten Bekasi, Senin malam, 6 November 2023. Dua warga itu menderita luka tembak di bagian paha dan tangan.

"Cuma yang satunya enggak terlalu kelihatan luka itu di paha itu, makanya kami visum tangannya yang terluka itu," kata Kapolsek Babelan Komisaris Polisi Didik Prijo Susilo saat dikonfirmasi wartawan, Selasa, 7 November 2023.

Didik belum bisa membeberkan kronologi peristiwa penembakan tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan kasus dua warga ditembak pengendara motor itu.

Diduga pelaku penembakan berjumlah tiga hingga empat orang. Mereka mengendarai tiga sepeda motor saat menembak korban.

"Ini sudah cek TKP (tempat kejadian perkara) dan memang ada korban yang kami sudah lakukan penyelidikan," ujar Didik.

Polisi menduga korban ditembak menggunakan airsoft gun. Hal itu berdasarkan kondisi luka tembak yang diderita korban di Kabupaten Bekasi tersebut. "Itu airsoft gun, karena gotri dia," ujar Kapolsek Babelan itu.


Sumber:Tempo


Kamis, 02 November 2023

Anggota Nus Kei di Medan Satriia di Tembak Mati Sama Kelompok John Kei









Bekasi,Pos62.Online-


Polres Metro Jakarta Barat telah menangkap empat pelaku terkait tewasnya seorang pria berinisial GR (44 tahun) di kawasan Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat, yang melibatkan kelompok John Kei dan Nus Kei.

Keterangan sementara dari kelompok John Kei mengaku penembakan itu terjadi setelah ada informasi bahwa mereka akan diserang oleh kelompok dari Nus Kei.

"Menurut keterangan dari pihak John Kei, kejadian ini mereka dapat informasi akan diserang oleh kelompok Nus Kei," ujar Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Titus Yudho Uly kepada awak media, Rabu (1/11/2023).

Menurut Titus, kelompok Nus Kei datang tempat kejadian perkara (lokasi penembakan) menggunakan sebuah mobil yang berisikan enam orang dengan membawa senjata tajam.  

Satu dari enam pelaku adalah korban tewas berinisial GR. Namun kelompok John Kei sudah menyadarinya terlebih dulu dan menyiapkan batu, parang dan senjata api. Melihat korban turun dengan membawa parang, salah satu pelaku langsung menembak korban hingga terkapar.

"Karena mereka alasannya (menembak korban) mau diserang, ini ada anak istri kami," ujar Titus. 

Setelah peristiwa penembakan tersebut, kata Titus, korban GR langsung dilarikan dari lokasi ke rumah sakit. Namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan usai menerima tembakan dari senjata api.

Sedangkan kelompok John Kei juga langsung meninggalkan lokasi kejadian. Keempat orang ditangkap akibat insiden tersebut berinisial FO alias FU, EU, MW, PM alias O, lokasi penangkapan di Bogor, Indramayu, dan Pamulang Tangerang Selatan.


Sumber:Republika




Rabu, 01 November 2023

Pria di Bekasi Ditangkap Pelaku Penembakan


 






Bekasi,Pos62.Online


Pelaku penembakan yang menewaskan pria inisial GR (44) di Medan Satria, Kota Bekasi, ditangkap polisi. Pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya di Cibinong, Kabupaten Bekasi.

"Sudah ditangkap kemarin, di tempat persembunyiannya di Cibinong," kata Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing, saat dihubungi wartawan, Rabu (1/11/2023).

Erna mengatakan pelaku berinisial FO (32). Pelaku saat ini ditahan polisi.

"Sudah ditangkap, pelaku sudah ditahan," imbuhnya.

Kasus penembakan yang menewaskan pria inisial GR (44) di Medan Satria, Kota Bekasi, masih diselidiki polisi. Polisi mengungkapkan korban datang ke lokasi untuk menyelesaikan permasalahannya.

"Ke situ, ya dia bilang katanya mau menyelesaikan permasalahan dengan temannya atau istilahnya orang yang di situ, yang ngontrak di situ," kata Kapolsek Medan Satria AKP Nur Aqshha saat dihubungi detikcom, Rabu (1/11).

Namun, siapa sosok orang yang ditemui oleh korban, tak dijelaskan secara detail. Nur Aqsha mengatakan korban tak datang sendirian saat itu.

"(Datang ke TKP) sama teman-temannya," imbuhnya.


Sumber:Detiknews