Berita24 - Portal Berita Profesional

Headline Utama

Trending

Berita Terbaru

Tampilkan postingan dengan label Kecelakaan Lalu Lintas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kecelakaan Lalu Lintas. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 November 2023

Satu Orang Tewas Dalam Kecelakaan Maut Di Sumedang

 

Pos62.Online, SUMEDANG - Satu orang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Bandung-Sumedang di Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, pagi ini, Rabu (8/11/2023). 


Kecelakaan lalu lintas melibatkan pengendara sepeda motor dan pengemudi truk. 


Korban adalah Dedy Solihin (62), warga Griya Jatinangor, Jalan Melati Blok A, Desa Sukarapih, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang meninggal dunia sedangkan anaknya, Alisa (26) luka berat

Setelah dievakuasi ke Puskesmas Tanjungsari, Alisa dirujuk ke RSUD Sumedang. 

Korban meninggal telah dievakuasi ke rumah duka,," ujar Asep, sopir ambulans Puskesmas Tanjungsari kepada TribunJabar.id. 


Dedy adalah PNS. Belum diketahui kronologi kecelakaan ini. 

Namun, jika melihat lokasi kejadian di dengan Pegadaian, Desa Jatisari, Kecamatan Tanjungsari, sekitar 100 meter dari Kantor Polsek Tanjungsari, Dedy seperti sedang melaju ke arah Sumedang. 


 "Truk sudah diamankan di Polsek. Kejadiannya tadi pukul 06.40," katanya

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Kecelakaan Maut di Tanjungsari Sumedang, Ayah Tewas Anak Luka Berat

Sumber:TribunNews.Com

Sekelompok Masyarakat Menyerang Markas Polres Dogiyai







Jayapura,Pos62.Online-


Markas Polisi Resort Dogiyai di Provinsi Papua Tengah diserang sekelompok masyarakat pada Selasa (7/11/2023).

Penyerangan dipicu kecelakaan lalu lintas di Jalan Trans Nabire-Paniai.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, upaya penanganan telah dilakukan.

Benny menuturkan, penyerangan berawal ketika truk yang dikendarai oleh AN (26) membawa muatan batu dari KM 157 menuju Camp KM 200 Distrik Kamu, Kabupaten Dogiyai.

“Di sekitar KM 184, Kampung Bobomani, Distrik Mapia, truk terpaksa berhenti karena jalan rusak. Sopir truk memberikan jalan untuk kendaraan dari arah berlawanan."

"Namun, dalam kondisi tersebut, seorang warga yang mengendarai sepeda motor menabrak bagian belakang mobil truk," kata Benny melalui keterangan tertulis, Rabu.

Benny menjelaskan, usai kejadian Sopir truk melanjutkan perjalanannya tanpa menyadari kondisi korban yang menabrak dari belakang.

"Akibatnya, truk tersebut dicegat oleh sebuah mobil Hilux yang membawa sejumlah warga,” ungkapnya.

Namun, kata Benny, karena situasi semakin tegang, massa mulai merusak mobil truk, dan truk melanjutkan perjalanan hingga akhirnya mengamankan diri di Polres Dogiyai.

Massa serang Polres Dogiyai

Ketika tiba di Polres Dogiyai, kelompok massa yang mengejar mobil truk tiba dan langsung menyerang dengan melemparkan batu dan panah serta menuntut agar sopir truk dikeluarkan.

“Penyerangan terjadi sekitar pukul 12.15 WIT, dan dalam upaya untuk meredakan kerusuhan, personel Polres Dogiyai memberikan respons dengan tembakan gas air mata untuk membubarkan massa," ujarnya.

Menurut Benny, meskipun beberapa warga tetap berkumpul di sekitar depan Polres, tindakan ini berhasil meredakan situasi yang semakin tegang.

Massa serang Polres Dogiyai

Ketika tiba di Polres Dogiyai, kelompok massa yang mengejar mobil truk tiba dan langsung menyerang dengan melemparkan batu dan panah serta menuntut agar sopir truk dikeluarkan.

“Penyerangan terjadi sekitar pukul 12.15 WIT, dan dalam upaya untuk meredakan kerusuhan, personel Polres Dogiyai memberikan respons dengan tembakan gas air mata untuk membubarkan massa," ujarnya.

Menurut Benny, meskipun beberapa warga tetap berkumpul di sekitar depan Polres, tindakan ini berhasil meredakan situasi yang semakin tegang.

Tindak Tegas

Kombes Benny menjelaskan pihaknya telah mengambil langkah-langkah strategis untuk menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat.

“Selain berkoordinasi dengan TNI untuk memberikan dukungan di Mako Polres dan pos-pos polisi di sekitar wilayah tersebut. Aparat juga telah menghubungi tokoh masyarakat untuk membantu memberikan informasi kepada masyarakat dan berusaha menenangkan situasi,” jelas Benny.

Selain menangani insiden tersebut, pihak berwenang juga merencanakan evakuasi karyawan yang berada di Camp PT. Pentagonal, karena mereka memiliki keterkaitan dengan truk perusahaan yang terlibat dalam insiden tersebut.

Benny menegaskan, pihak kepolisian akan terus bekerja keras untuk mengamankan situasi dan menjaga ketertiban di daerah tersebut.

"Kami juga memastikan bahwa tindakan yang diperlukan akan diambil untuk mengungkap penyebab insiden dan menegakkan hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tandasnya.


Sumber:Tribun