Berita24 - Portal Berita Profesional

Headline Utama

Trending

Berita Terbaru

Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Jayapura. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kabupaten Jayapura. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 November 2023

Kebakaran Melanda Gedung Kantor Bupati Jayapura Papua


 






Jayapura,Pos62.Online-


Aktor yang membakar sejumlah gedung di dalam area Kantor Bupati Jayapura merupakan pengecut.

Hal ini disampaikan Pj Bupati Jayapura, Triwarno Purnomo kepada Tribun-Papua.com, di Sentani, Kamis (2/11/2023).

"Untuk itu, kepada pihak-pihak yang tidak tahu motifnya apa, segera hentikan, karena ini pengecut, dan menghambat," kata Triwarno.

Dikatakan, dirinya berada di Kabupaten Jayapura untuk bekerja, dan melayani masyarakat.

"Jadi bagi saya, yang melakukan teror-teror seperti ini, otomatis dia tidak berpihak kepada masyarakat," ujarnya.

Diketahui, teror kebakaran telah menghantui lingkungan Kantor Bupati Jayapura sejak 17 Agustus 2023.

Dimana, pada saat itu, sejumlah kantor seperti, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Jayapura, Kantor radio milik pemerintah daerah, serta kantor KPU terbakar hangus.

Namun, dari insiden ini tak ada korban jiwa.

Setelah kejadian ini, kebakaran kembali terjadi menimpa Kantor Kemenag Kabupaten Jayapura, pada Sabtu 1 September 2023.

Dalam insiden ini juga tidak ada korban jiwa.

Tak hanya itu, dengan berjalan waktu, kembali lagi terjadi insiden kebakaran pada Minggu, 29 Oktober 2023 di gedung D, Kantor Bupati Jayapura.

Dalam gedung D ini, terdapat beberapa dinas, yakni, Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan, Dinas Perkebunan, Dinas Pangan, dan Dinas Pariwisata.

Setelah kejadian ini, kembali lagi teror kebakaran terjadi, di gedung B pada Rabu, 1 November 2023.

Namun ancaman ini cepat tertangani oleh pihak keamanan.


Sumber:Tribun

Senin, 30 Oktober 2023

Kebakaran Gedung di Kompleks Perkantoran Gunung Merah Sentani Kabupaten Jayapura








 Jayapura,Pos62.Online-


Gedung kantor pada enam dinas di kompleks Kantor Bupati Jayapura ludes terbakar pada Minggu (29/10/2023) pagi. 

Api pertama kali menyulut lantai 3 gedung D.

Polisi menyebut kebakaran terjadi sekitar pukul 05.00 WIT. 

"Api pertama terlihat dari lantai 3 dan turun ke lantai 1. Semua bangunan habis terbakar," Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus Maclarimboen, melalui keterangan tertulis, Minggu malam.

Akibat kebakaran tersebut, enam kantor dinas habis terbakar.

Keenam kantor dinas itu adalah Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Pariwisata, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perikanan.

Polisi saat ini sedang menyelidiki kasus tersebut untuk mengetahui penyebab kebakaran.

"Tim masih berada di lokasi untuk penyelidikan. Kita tunggu hasil penyelidikan," kata dia.

Diketahui, kebakaran di kompleks kantor Bupati Jayapura ini adalah yang ketiga kali dalam tiga bulan terakhir.

Sebelumnya kebakaran menganguskan Kantor Dinas Pendapatan dan Kantor KPU pada 17 Agustus 2023.

Kemudian pada 1 September 2023, Kantor Kementrian Agama ludes terbakar.


Sumber:Tribunpapua


Sabtu, 28 Oktober 2023

Pelaku Pemerkosaan Terhadap Seorang Nenek di Sentani Kabupaten Jayapura

 







Sentani,Pos62.Online


Penyidik Polsek Sentani Kota menyerahkan pelaku percobaan pemerkosaan ke Kejaksaan Negeri Jayapura, Jumat (27/10/2023).

Aksi bejat YF (21) yang mencoba memerkosa korban EF (60) terjadi pada 28 Agustus 2023 sekitar pukul 19.00 WIT di kediaman korban yang berada di Kampung Yahim, Sentani.

Korban yang usai membersihkan halaman rumahnya dan hendak beristirahat di dalam kamar didatangi pelaku dan langsung menutup muka dengan menggunakan selimut dan mencekik leher kemudian memasukan jari ke kemaluan hingga korban pingsan.

Sekitar pukul 20.00 WIT korban yang tersadar usai kejadian langsung melaporkan hal tersebut ke Polsek Sentani Kota. Tidak berselang lama setelah menerima laporan pelaku yang diketahui dalam pengaruh minuman keras langsung diringkus anggota Polsek Sentani Kota di dalam rumahnya.

Kapolsek Sentani Kota AKP Zakarias Siriyey, mengungkapkan tahap dua dilakukan terhadap pelaku percobaan pemerkosaan setelah berkas dinyatakan lengkap atau P21.

"Setelah kurang lebih dua bulan penyidikan berkas perkara dinyatakan lengkap sehingga dilaksanakan tahap II terkait kasus percobaan pemerkosaan yang dilakukan pelaku berinisal YF (21) dan diterima langsung Jaksa Penuntut Umum (JPU) Marlini Aditri," ungkapnya melalui siaran pers diterima Tribun-Papua.com, Sabtu (28/10/2023).

Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan, pelaku diketahui merupakan tetangga dan keponakan dari korban. Selain pelaku juga diserahkan barang bukti berupa satu lembar kain sprei, baju kaos, dan celana pendek milik korban.

"Pelaku YF (21) terjerat pasal 53 ayat (1) dan pasal 289 Jo pasal 285 KUHP tentang percobaan cabul dan percobaan pemerkosaan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," tutup Kapolsek Sentani Kota.


Sumber:Tribunpapua

Daerah Kabupaten Jayapura Targetkan Pembagian Kelambu Malaria 75.794 Pcs Tahun Ini








Sentani,Pos62.Online


Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura menargetkan distribusi kelambu anti malaria tahun 2023 sebanyak 75.794 pcs sedangkan yang baru terdistribusi adalah 70.544 pcs.

Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Edward Sitohang mengatakan dari capaian distribusi kelambu malaria tersebut baru mencapai target 93 persen di 19 distrik di Kabupaten Jayapura.

"Masih ada Distrik Kaureh yang belum capai target yakni di kampung Lapua," ujarnya melalui pesan singkat WhatsApp kepada Tribun-Papua.com, Sabtu (28/10/2023).

Kampung Lapua terdistribusi sekitar 1.379 pcs dengan target 3.719 pcs sehingga capaiannya baru diangka 37.08 persen.

Edward menjelaskan pihaknya melakukan sosialisasi penggunaan kelambu yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan Puskesmas. Sedangkan monitoring dilakukan kader malaria.

"Kami ada sosialisasi oleh petugas dinas juga petugas puskesmas. Lalu ada monitoring penggunaan kelambu juga oleh petugas puskesmas dan kader malaria," jelasnya.

Kata Edward, seluruh wilayah yang sudah terdistribusi kelambu untuk mendukung eliminasi malaria khusus tahun anggaran 2023.

Dikatakan, kelambu anti malaria itu merupakan bantuan dari Global Fund lewat Kementrian Kesehatan, sedangkan logistik malaria dari anggaran belanja daerah (APBD).

Masa penggunaan kelambu dengan batas waktu tiga tahun sekali, Edward berharap masyarakat dapat langsung mengganti kelambu.

Dinas Kesehatan akan kembali ke distrik untuk membagi ulang kelambu karena jika sudah lewat tiga tahun efektivitas kelambu yg mengandung obat anti malaria sudah hilang.

"Jika sdh berumur tiga tahun maka langsung diganti. Jadi penyerahan kelambu baru, kelambu lama tidak diambil. Tapi akan dilakukan monev apakah kelambu yg sdh dibagi, sdh digunakan atau sdh mengganti kelambu yg lama," jelasnya.


Sumber:Tribunpapua