Berita24 - Portal Berita Profesional

Headline Utama

Trending

Berita Terbaru

Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 April 2025

Insiden Maut: Helikopter Jatuh di Sungai AS, Enam Jiwa Melayang




 Newyork City. Berita24.info-

Sebuah helikopter wisata jatuh ke Sungai Hudson di New York CityAmerika Serikat, pada Kamis (10/4/2025) sore, menewaskan enam orang di dalamnya, termasuk seorang pilot dan satu keluarga asal Spanyol.




Peristiwa tragis yang terjadi sekitar pukul 15.00 waktu setempat ini memicu operasi penyelamatan besar-besaran di perairan yang memisahkan Manhattan dengan New Jersey.




Helikopter jenis Bell 206 itu lepas landas dari Skyport Heliport di Manhattan bagian selatan dan sempat terbang ke arah utara menuju Jembatan George Washington, sebelum kembali dan akhirnya kehilangan kendali.




Helikopter kemudian menghantam air di dekat dermaga Hoboken, New Jersey, menurut penjelasan Komisaris Kepolisian New York, Jessica Tisch. "Empat korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di lokasi, sementara dua lainnya sempat dilarikan ke rumah sakit namun akhirnya meninggal karena luka serius," ujar Tisch.




Wali Kota New York Eric Adams menyebut insiden ini sebagai kecelakaan yang memilukan dan tragis.



Tak lama setelah peristiwa tersebut, petugas dari Kepolisian New York dan New Jersey, serta unit penyelam dari Dinas Pemadam Kebakaran New York (FDNY), dikerahkan ke lokasi kejadian.




Perahu-perahu penyelamat tampak mengelilingi puing-puing helikopter yang hanya terlihat sebagian, dengan skid yang mencuat dari permukaan air di dekat ventilasi terowongan. Namun, cuaca buruk saat kejadian, dengan langit mendung dan angin kencang, menyulitkan operasi penyelamatan. 




Suhu air Sungai Hudson yang tercatat sekitar 8 derajat Celsius, memperkecil peluang bertahan hidup bagi korban yang terjebak terlalu lama di dalam air. 




Beberapa waktu kemudian, petugas akhirnya dapat mengevakuasi keenam korban dari sungai.




Otoritas Penerbangan Federal AS (FAA) dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) telah membuka penyelidikan atas insiden ini. 




Diketahui, helikopter dioperasikan oleh perusahaan New York Helicopter, yang belum memberikan pernyataan resmi hingga berita ini ditulis. 




Kecelakaan ini kembali membuka perdebatan soal lalu lintas helikopter di kota padat seperti New York. Presiden Wilayah Brooklyn Mark Levine menyatakan sudah ada sekitar 30 kecelakaan helikopter di kota itu sejak 1980 dan menyerukan pengawasan lebih ketat terhadap penerbangan wisata.




Presiden Donald Trump turut menyampaikan belasungkawa melalui media sosial, sambil menyebut rekaman kecelakaan sebagai hal yang mengerikan dan mendoakan para korban serta keluarganya.


Sumber: PenaKita

Sabtu, 25 November 2023

Warga Palestina Menyambut Gembira Para Tahanan yang Dibebaskan Israel Dalam Kesepakatan Pembebasan Sandera








YERUSALEM,Pos62.Online-


Kelegaan dan kesedihan dirasakan oleh warga Palestina setelah Israel membebaskan para tahanan dalam kesepakatan pembebasan sandera yang disepakati dengan pejuang Hamas .

Massa dalam jumlah besar, sebagian besar adalah pria muda, menyambut tahanan yang dibebaskan di Beitunia, sebuah kota dekat Ramallah di Tepi Barat yang diduduki. Mereka bersorak, membunyikan klakson, dan turun ke jalan sambil membawa bendera Palestina.

Beberapa di antara massa juga membawa bendera kelompok militan Hamas yang memblokade Gaza dan meneriakkan dukungan kepada Abu Ubaida, juru bicara sayap bersenjata kelompok tersebut.

Sebanyak 39 perempuan Palestina dan anak di bawah umur yang ditahan atas berbagai tuduhan dibebaskan berdasarkan perjanjian yang ditengahi oleh Qatar yang juga mencakup pembebasan 13 sandera Israel yang ditangkap oleh kelompok bersenjata Hamas selama serangan mereka terhadap Israel bulan lalu.

"Saya tidak bisa mengungkapkan perasaan saya. Syukurlah," kata Laith Othman (17), yang ditahan awal tahun ini karena dicurigai melempar alat pembakar dan dibebaskan pada hari Jumat.

“Situasi di dalam (penjara) sangat sulit,” imbuhnya sambil digendong di bahu seseorang sepanjang jalan seperti dikutip dari Channel News Asia, Sabtu (25/11/2023).

Ismail Shaheen, berbicara dari kamp pengungsi Dheisheh di Bethlehem, mengatakan dia sedang menunggu untuk melihat putrinya Fatima, yang ditangkap awal tahun ini, dituduh melakukan percobaan penikaman.

Ilmuwan komputer berusia 32 tahun, yang memiliki seorang putri berusia 5 tahun, ditembak saat penangkapannya. Shaheen mengatakan dia terkejut melihat putrinya menggunakan kursi roda ketika dia pertama kali diizinkan mengunjunginya di penjara, beberapa bulan setelah putrinya ditahan.

"Alhamdulillah dia dibebaskan dalam kesepakatan pertukaran ini," katanya.

“Kami senang dia akan dibebaskan, namun hanya sedikit saja yang bisa dibebaskan, karena kami tidak bisa mengabaikan kondisi buruk saudara-saudara kami di Gaza, di mana ribuan orang telah terbunuh,” imbuhnya.

Lebih dari 100 tahanan Palestina lainnya akan dibebaskan dalam empat hari mendatang dan lebih banyak lagi yang mungkin akan dibebaskan jika gencatan senjata diperpanjang.

Bagi keluarga tahanan Palestina yang dibebaskan oleh Israel memberikan kelegaan yang diwarnai dengan kesedihan atas pertempuran yang akan terus berlanjut di Gaza setelah berakhirnya gencatan senjata selama empat hari.

“Tidak ada kegembiraan yang nyata, bahkan kegembiraan kecil ini kami rasakan saat kami menunggu,” kata Sawsan Bkeer, ibu dari tahanan Palestina berusia 24 tahun, Marah Bkeer, yang dipenjara selama delapan tahun atas tuduhan penikaman dan penyerangan pada tahun 2015. Polisi Israel terlihat menggerebek rumahnya di Yerusalem sebelum putrinya dibebaskan.

“Kami masih takut untuk merasa bahagia dan pada saat yang sama, kami tidak memiliki rasa bahagia atas apa yang terjadi di Gaza,” katanya.

Para komandan Israel telah berjanji untuk membebaskan semua sandera saat mereka bersiap untuk melakukan kampanye di Gaza yang diluncurkan setelah serangan Hamas, yang menewaskan 1.200 warga Israel dan orang asing, menurut penghitungan Israel.

Sekitar 14.000 warga Palestina telah tewas dalam pemboman Israel di Gaza dan operasi darat yang diluncurkan bulan lalu dan militer mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan tahap operasi berikutnya setelah gencatan senjata berakhir.


Sumber:Sindonews.com

Rabu, 22 November 2023

Bentrok antara Polisi dan Suporter Argentina


 






Pos62.Online-


Satu orang ditandu dan satu orang lagi berlumuran darah usai keributan antara polisi dan suporter Argentina.

Beberapa polisi dengan senjata pentungan, memukuli para penonton Argentina yang berada di Tribun.

Sehingga para penonton bergerak mundur menghindari amukan polisi Brasil tersebut.

Tidak jelas apa yang menjadi pemicu keributan antara suporter Brasil dan suporter Argentina di Maracana.

Brasil menjamu Argentina dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL di Stadion Maracana pada Rabu (22/11/2023).

Keributan terjadi di Maracaná, melibatkan antara polisi dan fans Argentina.

Di tengah lagu kebangsaan Argentina, kerusuhan kembali terjadi antara para pria berseragam dengan pendukung Albiceleste yang berada di tribun penonton.

Maracaná menjadi tuan rumah pertandingan klasik antara Brasil dan Tim Nasional Argentina.

Di tengah cuaca yang sangat panas, terjadi insiden di tribun beberapa menit sebelum pertandingan dimulai.

Setelah permasalahan sebelumnya akibat perselisihan kedua suporter terkait sebuah bendera, gangguan tersebut seakan berhenti, hingga saat para pemain memasuki lapangan pertandingan.

Saat lagu kebangsaan diputar di Rio de Janeiro, para pendukung Albiceleste bereaksi terhadap ejekan tersebut dan orang-orang Brasil mulai merobohkan kursi dan melakukan kerusuhan, dan, menghadapi serangan balik pengunjung, polisi militer masuk dan mulai menyerang mereka dengan tongkat. .

Dengan kebiadaban yang ditindas oleh para pria berseragam, para pemain yang dipimpin oleh Lionel Scaloni datang membela para suporter yang sekali lagi dihukum oleh polisi, sementara pihak keamanan swasta tidak ikut campur.

Emiliano Martínez, Cristian Romero, Giovanni Lo Celso, Leandro Paredes dan Lautaro Martínez , yang menyatakan:

“Selalu sama di sini” , menaiki tangga yang memisahkan lapangan bermain dari tribun untuk membantu orang-orang yang memiliki anak-anak dan korban untuk keluar dari serangan.

Setelah lebih dari lima menit, Lionel Messi, diikuti seluruh skuad, mengumumkan kepada wasit Piero Maza bahwa mereka tidak akan memainkan pertandingan sampai kondisi terpenuhi dan mereka berangkat ke ruang ganti.

Di saat yang sama, dua orang suporter yang dibawa keluar zona keamanan dibawa dengan tandu, salah satunya dengan wajah berlumuran darah.

Sementara para pesepakbola menunggu CONMEBOL meyakinkan mereka bahwa semuanya kini sudah normal dan penindasan tidak akan terjadi lagi.

Lebih dari sepuluh menit kemudian, dan setelah intervensi Claudio Tapia, para pemain kembali dan pertandingan dimulai, dengan cuaca masih hangat.

Ini bukan pertama kalinya hal ini terjadi di Brazil dengan fans Argentina tahun ini.

Pada awal bulan ini, pendukung Boca mendapat tekanan yang kuat menjelang final Copa Libertadores, kompetisi yang sama di mana, sebelumnya, pendukung Argentinos Juniors dan Racing diserang, seringkali hal itu terjadi di Rio de Janeiro.

Pertandingan Brasil vs Argentina sempat tertunda dan bisa dilaksanakan.

Argentina unggul 1-0 atas Brasil oleh gol Nicolas Otamendi pada menit Ke-72.

Pertandingan masih berlangsung, hingga menit Ke-78.


Sumber:Tribun

Sabtu, 18 November 2023

Hizbullah Ngamuk! Serang Israel 14 Kali dalam Sehari


 





Pos62.Online-


Hizbullah pasukan Lebanon mengumumkan bahwa mereka telah melancarkan berbagai seragan ke wilayah Israel pada Jumat (17/11).

Setidaknya ada 14 serangan yang dilakukan dalam sehari untuk menargetkan markas militer hingga gerombolan tentara Israel yang sedang berkumpul.

14 serangan yang dilancarkan oleh Hizbullah diawali pada pukul 10.30 yang menargetkan pasukan Israel yang sedang berkumpul di tiga wilayah.

Di antaranya, di dekat segitiga Tayhat, di dekat barak Ramim dan di dekat lokasi militer al-Marj.

Kemudian serangan berikutnya dilancarkan pada pukul 11.30 yang menargetkan lokasi militer Malkiya.

Serangan berlanjut pada pukul 13.00 yang mana Hizbullah menargetkan kumpulan tentara Israel di pemukiman Yaron.

Jeda 25 menit, Hizbullah kembali menyerang kumpulan pasukan Israel di al-Dhayrah.

Selanjutkan pada pukul 14.00 Hizbullah kembali menyerang kumpulan pasukan Israel di dekat lokasi Metulla.

Kemudian sekira pukul 14.40 pasukan Lebanon itu menyerang situs militer al-Assi.

Hanya jeda 15 menit, serangan berikutnya dilancarkan Hizbullah di Birket Risha milik Israel.

Setelah itu dalam 5 menit berikutnya, kumpulan pasukan Israel di situs al-Raheb ikut terkena serangan.

Tak sampai di situ, serangan kembali dilancarkan Hizbullah pada 15.30 yang menargetkan unit infanteri mekanis Israel di dataran "Menara".

Kemudian pada 16.35 Hizbullah juga menyerang ebuah tank di parameter markas Unit 91 di "Biranit".

Serangan terakhir dilancarkan Hizbullah pada pukul 19.00 yang menyerang situs Ruwaisat Al-Alam.


Sumber:Tribun

Jumat, 17 November 2023

Pasukan Israel Menemukan Pusat Komando Operasional dan Aset Milik Militan Hamas Palestina


 






Jakarta,Pos62.Online-


Pasukan Israel menemukan pusat komando operasional dan aset milik militan Hamas Palestina di rumah sakit (RS) Al Shifa, terbesar di Gaza pada Rabu (15/11/2023), saat kekhawatiran global muncul atas nasib warga sipil di dalam rumah sakit itu.

Rumah sakit Al Shifa di Kota Gaza telah menjadi sasaran utama serangan pasukan Israel dan menyebut RS Al Shifa sebagai “jantung” operasi pejuang Hamas, karena markas kelompok militant itu berada di terowongan di bawah rumah sakit. Namun, hal ini dibantah oleh Hamas.

Melansir CNA, Kamis (16/11/2023), Juru Bicara Militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan tentara, yang memasuki rumah sakit pada Rabu 5/11/2023) pagi, setelah mengepungnya selama berhari-hari, menemukan senjata, peralatan tempur dan peralatan teknologi di sana.

Militer Israel juga merilis sebuah video yang menurut mereka menunjukkan beberapa bahan yang ditemukan dari sebuah bangunan yang dirahasiakan di kompleks rumah sakit, termasuk senjata otomatis, granat, amunisi dan jaket antipeluru.

Israel secara konsisten menyatakan bahwa rumah sakit tersebut terletak di atas markas Hamas, sebuah pernyataan yang menurut Amerika Serikat (AS) pada Selasa (14/11/2023) didukung oleh intelijen mereka sendiri.

Merespons masuknya pasukannya ke rumah sakit, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Tidak ada tempat di Gaza yang tidak dapat kami jangkau. Tidak ada tempat persembunyian. Tidak ada tempat berlindung bagi para pembunuh Hamas.

Kami akan mencapai dan melenyapkan Hamas dan kami akan mengembalikan sandera kami. Ini adalah dua misi suci, katanya.

Bunuh Militan Hamas

Israel mengatakan pasukannya memasuki kompleks rumah sakit pada hari Rabu (15/11/2023), setelah membunuh militan dalam bentrokan di luar. Setibanya di dalam, mereka mengatakan tidak ada pertempuran dan tidak ada perselisihan dengan warga sipil, pasien, atau staf.

Para saksi mata yang berbicara kepada Reuters dari dalam kompleks menggambarkan situasi yang tampaknya tenang, namun tegang, ketika pasukan Israel bergerak di antara gedung-gedung untuk melakukan penggeledahan. Penembakan sporadis terdengar, namun tidak ada laporan mengenai siapa pun yang terluka di dalam lapangan.

Militer Israel merilis foto seorang tentara berdiri di samping kotak kardus bertanda "perbekalan medis" dan "makanan bayi", di lokasi yang diverifikasi Reuters berada di dalam Al Shifa. Foto lain menunjukkan pasukan Israel dalam formasi taktis berjalan melewati tenda dan kasur darurat.

Nasib Ratusan Pasien

Perhatian internasional terfokus pada nasib ratusan pasien yang terjebak di dalam tanpa aliran listrik untuk mengoperasikan peralatan medis dasar dan ribuan warga sipil yang mengungsi yang mencari perlindungan. Para pejabat Gaza mengatakan bahwa banyak pasien termasuk tiga bayi baru lahir meninggal dalam beberapa hari terakhir akibat pengepungan rumah sakit oleh Israel.

“Sebelum memasuki rumah sakit, pasukan kami dihadang oleh alat peledak dan pasukan teroris, pertempuran pun terjadi yang menewaskan teroris,” kata militer Israel.

Kami dapat memastikan bahwa inkubator, makanan bayi, dan pasokan medis yang dibawa oleh tank IDF dari Israel telah berhasil mencapai rumah sakit Shifa. Tim medis kami dan tentara berbahasa Arab berada di lapangan untuk memastikan bahwa pasokan tersebut sampai ke mereka yang membutuhkan, ujarnya.

Israel melancarkan kampanyenya untuk memusnahkan Hamas, kelompok militan yang menguasai Gaza, setelah militan mengamuk di Israel selatan pada 7 Oktober. Israel mengatakan 1.200 orang tewas dan sekitar 240 tawanan di hari paling mematikan dalam 75 tahun sejarah Hamas.

Sejak itu, Israel telah mengepung seluruh penduduk Gaza yang berjumlah 2,3 juta jiwa, dan menyerang jalur padat tersebut dengan serangan udara. Pejabat kesehatan Gaza, yang dianggap dapat dipercaya oleh PBB, mengatakan sekitar 11.500 warga Palestina kini dipastikan tewas, sekitar 40 persen di antaranya adalah anak-anak, dan lebih banyak lagi yang terkubur di bawah reruntuhan.

Israel telah memerintahkan seluruh bagian utara Gaza untuk dievakuasi, dan sekitar dua pertiga penduduknya kini kehilangan tempat tinggal.

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada hari Rabu (15/11/2023), menyerukan jeda kemanusiaan diperpanjang dalam pertempuran antara Israel dan militan Hamas selama “jumlah hari yang cukup” untuk memungkinkan akses bantuan kemanusiaan. 

Mereka juga menyerukan pembebasan segera dan tanpa syarat untuk semua sandera yang ditahan oleh Hamas. Dewan beranggotakan 15 orang mengatasi kebuntuan dalam empat upaya untuk mengambil tindakan bulan lalu.

Israel sejauh ini menolak seruan gencatan senjata, yang menurut mereka akan menguntungkan Hamas, sebuah posisi yang didukung oleh Washington. Namun jeda dalam pertempuran telah dibahas dalam negosiasi yang dimediasi oleh Qatar untuk membebaskan beberapa sandera yang ditahan oleh Hamas.

Seorang pejabat yang mengetahui perundingan tersebut mengatakan bahwa mediator Qatar sedang mengupayakan kesepakatan yang mencakup gencatan senjata selama tiga hari, dengan Hamas membebaskan 50 tawanannya dan Israel membebaskan beberapa perempuan dan anak di bawah umur dari antara tahanan keamanannya.

Pejabat itu mengatakan Hamas telah menyetujui garis besar kesepakatan tersebut, namun Israel belum menyetujuinya dan masih melakukan negosiasi mengenai persyaratannya. 

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan kepada wartawan bahwa serangan Israel ke Rumah Sakit Al Shifa “sama sekali tidak dapat diterima”.

“Rumah sakit bukanlah medan pertempuran,” katanya di Jenewa. 

Apa yang terjadi di Gaza adalah kejahatan perang yang sangat jelas dilakukan Israel terhadap mereka yang dirawat di rumah sakit, tegas Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh, yang bertugas di Otoritas Palestina yang menjalankan pemerintahan sendiri secara terbatas di Gaza, Tepi Barat yang diduduki Israel. 

Israel secara konsisten menyatakan bahwa rumah sakit tersebut terletak di atas markas Hamas, sebuah pernyataan yang menurut AS pada hari Selasa (14/11/2023) didukung oleh intelijen mereka sendiri.

Kepala bantuan PBB Martin Griffiths, yang juga berbicara di Jenewa, memohon kepada Israel pada hari Rabu (15/11/2023) untuk mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza melalui penyeberangan Kerem Shalom di Israel.

Bantuan saat ini diizinkan masuk ke Gaza melalui penyeberangan Rafah dari Mesir, namun bantuan tersebut dirancang untuk pejalan kaki, bukan truk.

Seorang pejabat senior militer Israel mengatakan tentara "telah menemukan senjata dan infrastruktur teror lainnya" di dalam lokasi Al Shifa. Hal ini menajdi bukti, tambahnya, bahwa Hamas telah menggunakan rumah sakit tersebut sebagai "markas teror". 

Adapun, Hamas menyebut pernyataan bahwa senjata ditemukan sebagai "kelanjutan dari kebohongan dan propaganda murahan" yang dikatakan Israel untuk membenarkan "kejahatannya yang bertujuan menghancurkan sektor kesehatan di Gaza".

Dr Ahmed El Mohallalati, seorang ahli bedah, mengatakan kepada Reuters melalui telepon pada Rabu (15/11/2023) pagi bahwa staf telah bersembunyi ketika pertempuran terjadi di sekitar rumah sakit semalaman. Saat dia berbicara, suara yang dia gambarkan sebagai "penembakan terus menerus dari tank" terdengar di latar belakang.

"Salah satu tank besar masuk ke dalam rumah sakit dari gerbang utama timur, dan... mereka parkir di depan unit gawat darurat rumah sakit," katanya. 

Pihak Israel telah memberitahu administrasi rumah sakit sebelumnya bahwa mereka berencana untuk masuk, katanya.

Tapi, hingga pertengahan pagi, dia dan staf lainnya belum menerima instruksi dari pasukan, meskipun tentara berada “beberapa meter” dari mereka.

Setelah lima hari rumah sakit tersebut berulang kali diserang oleh Israel, sungguh melegakan setidaknya telah mencapai “titik akhir”, dengan pasukan sekarang berada di dalam halaman dan bukannya di luar yang menembak ke dalam, kata Mohallalati.


Sumber:Kabar24

Rabu, 15 November 2023

Pasangan Kekasih Tewas Kecelakaan sebelum Pertunangan


 






Malaysia,Pos62.Online-


Pasangan kekasih tertimpa musibah jelang hari pertunangan mereka, seketika rasa senang akan menikah berubah jadi duka.

Motor yang dikendarai pasangan kekasih yang sedang sibuk menyiapkan pernikahan itu ditabrak sebuah mobil.

Nyawa pasangan tersebut pun tak tertolong lagi, keduanya tewas usai terlibat kecelakaan dengan mobil.

Pengendara mobil diketahui merupakan seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun.

Kecelakaan maut tersebut terjadi di jembatan Pulau Pinang, Perai, Malaysia.

Seorang kerabat dari korban perempuan menuturkan bahwa almarhumah yang baru berusia 20 tahun tersebut akan bertunangan di bulan Desember 2023 mendatang.

Kepala Polisi Daerah Seberang Perai Tengah, Asisten Komisioner Tan Cheng San mengabarkan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan sekaligus, termasuk mobil yang dikendarai remaja berusia 16 tahun.

Kecelakaan berawal ketika remaja laki-laki itu menabrak sebuah truk sebelum mobilnya mengenai motor korban.

"Kecelakaan terjadi pukul 2.30 pagi ini berawal ketika remaja laki-laki mengendarai mobil dari arah Pulau menuju Pera ini mengenai bagian belakang truk," ujar Tan Cheng San.

"Akibat kecelakaan tersebut, mobil yang dikendarai hilang arah sebelum menabrak motor yang dinaiki pria yang memboncengkan seorang wanita," lanjutnya.

Kecelakaan tersebut menewaskan pria dan wanita yang berboncengan sepeda motor.

Keduanya mengalami cedera parah lalu meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sedangkan remaja 16 tahun itu hanya mengalami cedera ringan.

Jenazah kedua korban meninggal pun dibawa ke Unit Forensik Hospital Seberang Jaya (HSJ).

Kecelakaan tersebut menewaskan pria dan wanita yang berboncengan sepeda motor.

Keduanya mengalami cedera parah lalu meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sedangkan remaja 16 tahun itu hanya mengalami cedera ringan.

Jenazah kedua korban meninggal pun dibawa ke Unit Forensik Hospital Seberang Jaya (HSJ).

Sedangkan remaja pengemudi mobil ditahan untuk membantu penyelidikan.

Sementara itu, kakak korban laki-laki membeberkan seperti apa sosok almarhum adiknya.

Menurutnya, sang adik merupakan sosok yang baik, periang, tidak sombong, dan penurut.

Sedangkan calon tunangan adiknya juga merupakan wanita yang baik dan lembut.

Sang kakak pun menduga kalau ucapan sang adik kala itu merupakan sebuah pertanda kepergiannya.

"Saya tanya sama dia apa sudah membeli perlengkapan untuk acara tunangan atau belum.”

“ Dia bilang nanti dulu. Dia juga bilang tidak tahu harus bagaimana setelah acara pertunangan," ujar kakak korban, seperti dilansir dari Mstar, Selasa (14/11/2023).

"Saya tidak tahu apakah itu pertanda kalau ia akan meninggalkan kami. Saya tidak menyadari apa yang ia ucapkan menjadi kenyataan," pungkasnya.


Sumber:Tribun


Perang Israel-Hamas Ladang Minyak AS Dibom Hingga 20 Rudal Hamas Hantam Israel


 











Pos62.Online-


1. RUGI BESAR! 2 Pangkalan Militer dan Ladang Minyak AS di Suriah Dibom Irak, Meledak Dahsyat

2. Kalah Cepat! 4 Tank IDF Dihantam RPG Hamas saat Parkir dan Siapkan Serangan di Pemukiman Gaza

3. Hamas Ngamuk! Ancam Hancurkan Zionis: Pejuang Kami Akan Muncul dari Bawah Reruntuhan

4. TEPAT SASARAN! Detik-detik Rudal Brigade Al Qassam Hantam Kumpulan Tank Canggih Israel, Hancur Lebur

5. Israel Kecolongan Lagi! 20 Rudal Hamas Hantam Tel Aviv, Sejumlah Bangunan dan Mobil Membara

6. Makin Garang seusai 'Digertak AS', Irak Justru Pamerkan Rudal Mematikan Baru untuk Serang Israel

7. LAGI! 2 Tentara Israel 'Dibantai' Hamas dalam Pertempuran Jarak Dekat di Gaza, Konflik Kian Ganas

8. Dukungan AS Melemah? Politisi AS Olok-olok Israel: Intel Lemah, Banyak Tentara IDF Tewas Terbunuh

9. Internal AS Pecah! Politisi Partai Tak Sejalan dengan Joe Biden, Sebut Hamas hanya Lawan 'Penjajah'

10. Joe Biden Digugat Warga AS, Dituding 'Bersekongkol' dalam Genosida Israel di Jalur Gaza

11. [FULL] Video Detik-detik Mobil Tentara Israel Terbalik di Selokan saat Serang Mobil Warga Palestina


Sumber:Tribun


Selasa, 14 November 2023

Joe Biden Mengatakan:Israel Diharapkan Tak Ganggu Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza


 






Pos62.Online-


Presiden Amerika Serikat, Joe Biden mengatakan, Rumah Sakit Al-Shifa harus dilindungi ketika tank-tank Israel mengepung rumah sakit tersebut.

Pada Senin (13/11/2023), Biden berharap Israel tidak mengambil tindakan yang terlalu mengganggu Rumah Sakit Al-Shifa.

Pasalnya, staf medis RS Al-Shifa mengatakan rumah sakit telah menjadi sasaran berulang kali oleh militer Israel (IDF).

“Harapan dan ekspektasi saya adalah tindakan yang tidak terlalu mengganggu akan berkurang terhadap rumah sakit," kata Biden kepada wartawan di Ruang Oval Gedung Putih, dikutip dari Al Jazeera

Meskipun meminta untuk melindungi RS Al-Shifa, Biden tetap mengakui akan berada di pihak Israel.

"Dan kami tetap berhubungan dengan Israel," jelasnya.

Biden juga menambahkan, saat ini sedang dilakukan upaya pengambilan jeda dan pembebasan tahanan.

“Juga, ada upaya untuk mengambil jeda dalam menangani pembebasan tahanan dan hal ini juga sedang dinegosiasikan dengan pihak Qatar yang terlibat."

“Jadi saya tetap berharap tetapi rumah sakit harus dilindungi,” jelas Biden.

Pernyataan tersebut merupakan jawaban dari Biden ketika petugas medis memperingatkan meningkatnya jumlah korban di antara pasien, termasuk bayi baru lahir.

Sebagai informasi, RS Al-Shifa dikepung oleh IDF sejak hari Sabtu (14/11/2023).

Menurut para saksi, tank dan kendaraan lapis baja berada hanya beberapa meter dari gerbang RS.

Selain itu, listrik yang padam dan berkurangnya pasokan medis membuat 32 pasien meninggal di RS Al-Shifa.

Adapun 32 pasien yang meninggal di antaranya enam bayi prematur.

Badan Bantuan PBB di wilayah pendudukan Palestina mengatakan 3 perawat juga tewas di RS tersebut pada Minggu (12/11/2023).

Selain itu, RS Al-Quds juga sudah tidak beroperasi sejak hari Minggu.

Israel telah meminta warga sipil untuk meninggalkan Al-Shifa dan petugas medis untuk mengirim pasien ke tempat lain.

Hani Mahmoud dari Al Jazeera, melaporkan dari Khan Younis, mengatakan IDF menyerukan pasien untuk keluar dari rumah sakit dengan tangan di atas kepala.

“Tetapi sebagian dari mereka membutuhkan kursi roda, sementara sebagian lainnya merupakan penyandang disabilitas sehingga tidak dapat berjalan,” katanya.

“Sulit untuk memahami bahwa ini adalah tuntutan militer Israel, sementara pada saat yang sama mereka bersikap baik kepada media, mengatakan kepada wartawan kami menawarkan koridor yang aman," jelasnya.

Pengepungan tank Israel di RS Al-Shifa dikarenakan mereka menuduh Hamas mengoperasikan pusat komando di bawah rumah sakit tersebut.


Sumber:Tribun

Sabtu, 11 November 2023

SOSOK Shella Shaukia, Crazy Rich Beri Donasi Rp 1 M Untuk Palestina







Pos62.Online-


 Baru-baru ini nama Shella Shaukia jadi sorotan karena memberikan bantuan Rp1 Miliar untuk Palestina yang tengah berkonflik dengan Israel. 

Tak banyak orang tahu, Shella Shaukia dulunya tinggal di rumah bantuan tsunami. 

Kini ia sukses bahkan menjadi salah satu crazy rich Aceh. 

Ia mendonasikan hasil kerja kerasnya senilai RP 1 miliar untuk korban perang di Gaza, Palestina.

Shella Shaukia menyerahkan bantuan kemanusian untuk korban perang di Gaza melalui kepada Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun.

Lewat akun Instagramnya, Shella Shaukia dan suaminya, Achmad Fitra Budiman membagikan momen dirinya memberikan donasi Rp 1 Miliar.

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun sebagai tanda kemanusiaan dan dukungan bagi masyarakat Palestina.

Shella mengatakan, uang tersebut berasal dari SS Group, perusahaan kosmetik milik Shella Saukia.

Dikutip TribunnewsMaker.com dari akun Instagramnya pada Sabtu, (11/11/2023), Shella Saukia menuliskan caption menyentuh hati.

"Alhamdulillah 1 miliyar untuk Palestine. Hari ini team SS memberi Donasi langsung ke @palestineembassy.id Dan bertemu bapak DUBES PALESTINE...semoga bermanfaat Dunia akhirat Aamiiin ya Allah.

Siapa yang memudahkan orang yang sedang kesulitan niscaya Allah mudahkan baginya di dunia dan akhirat...

"Sebaik-baik orang adalah yang dapat memberi manfaat kepada sesama" #freepalestine," kata Shella saat membagikan momen saat penyerahan bantuan kemanusiaan, Kamis, (9/11/2023) kemarin.

Memberikan bantuan yang cukup besar untuk Palestina, sosok dan biodata Shella Shaukia pun jadi sorotan. 

Ternyata dulu, Shella Shaukia hidup penuh kesulitan sejak kediamannya diterjang Tsunami Aceh pada tahun 2004.

Siapa yang memudahkan orang yang sedang kesulitan niscaya Allah mudahkan baginya di dunia dan akhirat...

"Sebaik-baik orang adalah yang dapat memberi manfaat kepada sesama" #freepalestine," kata Shella saat membagikan momen saat penyerahan bantuan kemanusiaan, Kamis, (9/11/2023) kemarin.

Memberikan bantuan yang cukup besar untuk Palestina, sosok dan biodata Shella Shaukia pun jadi sorotan. 

Ternyata dulu, Shella Shaukia hidup penuh kesulitan sejak kediamannya diterjang Tsunami Aceh pada tahun 2004.

Dia terpaksa harus tinggal di rumah bantuan tsunami untuk menyambung hidupnya.

Jatuh Bangun Shella Shaukia Pernah Tinggal di Rumah Bantuan

Sukses meniti karir dan kini menjadi seorang pengusaha, dulunya ibu tiga anak ini ternyata memiliki pengalaman pahit.

Kakak kandung Herlin Kenza ini bahkan dulunya pernah tinggal di rumah bantuan tsunami.

Di rumah bantuan tsunami itulah, Shella Saukia merintis usahanya hingga ia berhasil meraih kesuksesan dan dijuluki sebagai Crazy Rich Aceh.

Julukan Crazy Rich disematkan untuk Shella, ini merupakan istilah baru dialamatkan untuk orang-orang kaya yang barasal dari daerah tertentu.

Shella bukan tidak pernah merasakan hidup susah. Bahkan, ia mengungkapkan kepahitan hidupnya dulu pernah tinggal di rumah bantuan tsunami.

Rumah bantuan tersebut bahkan menjadi saksi bisu kisah keberhasilan Shella saat ini.

Lewat akun TikTok miliknya, Shella Saukia mengungkap kisahnya dulu tinggal di rumah bantuan tsunami, namun kini sukses dan berhasil membangun rumah mewah bak istana.

Kisah tersebut awalnya diungkap Shella Saukia melalui akun TikTok pribadinya @shellasaukia.

Melalui video yang diunggahnya, Shella memperlihatkan tempat tinggalnya dulu yaitu rumah bantuan yang diberikan pemerintah usai bencana tsunami.

Rumah bantuan tersebut bahkan menjadi saksi bisu kisah keberhasilan Shella saat ini.

Lewat akun TikTok miliknya, Shella Saukia mengungkap kisahnya dulu tinggal di rumah bantuan tsunami, namun kini sukses dan berhasil membangun rumah mewah bak istana.

Kisah tersebut awalnya diungkap Shella Saukia melalui akun TikTok pribadinya @shellasaukia.

Melalui video yang diunggahnya, Shella memperlihatkan tempat tinggalnya dulu yaitu rumah bantuan yang diberikan pemerintah usai bencana tsunami.

Kemudian video tersebut juga menampilkan momen dirinya berhasil hidup sukses dan mempunyai rumah bak 'istana' dan mobil mewah.

Video yang diunggahnya di TikTok pun telah ditoton lebih dari 16 juta kali tayangan pada September 2021 lalu.

Selain itu, kisah perjuangan hingga berhasil memiliki rumah bak 'istana' diungkapkan Shella saat menjadi bintang tamu dalam program televisi Rumpi No Secret Trans TV yang tayang pada Rabu (22/9/2021) lalu.

Shella berhasil membangun rumah impiannya tepat di sebelah rumah lamanya yang merupakan rumah bantuan tsunami.

Berawal menjalankan bisnisnya sejak tahun 2015, Shella Saukia yang mulanya tinggal di Aceh Tengah ini lantas pindah ke Kota Banda Aceh pada tahun 2016.

Di Banda Aceh ia mengontrak rumah bantuan tsunami dengan harga empat juta per tahun.

"Waktu itu mampunya rumah bantuan tsunami karena kebetulan murah, cuma 4 juta setahun dan bisa nyicil waktu itu," kata Shella Saukia saat berbincang dengan host Rumpi No Secret, Feni Rose.

Rumah sepetak dengan dua kamar, Shella Saukia menghabiskan hari-harinya di rumah tersebut bersama keluarganya.

Ia juga memulai bisnis dengan memasarkan hijab dan gamis dengan brand miliknya sendiri hingga ke Malaysia secara online.

Di rumah inilah menjadi saksi bisu perjuangan Shella Saukia hingga ia meraih kesuksesan.

"Waktu itu mampunya rumah bantuan tsunami karena kebetulan murah, cuma 4 juta setahun dan bisa nyicil waktu itu," kata Shella Saukia saat berbincang dengan host Rumpi No Secret, Feni Rose.

Rumah sepetak dengan dua kamar, Shella Saukia menghabiskan hari-harinya di rumah tersebut bersama keluarganya.

Ia juga memulai bisnis dengan memasarkan hijab dan gamis dengan brand miliknya sendiri hingga ke Malaysia secara online.

Di rumah inilah menjadi saksi bisu perjuangan Shella Saukia hingga ia meraih kesuksesan.

Shella Saukia berhasil membangun rumah impiannya bak 'istana' di akhir tahun 2019 tepat di depan rumah bantuan tsunami yang pernah ia sewa.

Bahkan, rumah bantuan tsunami tersebut kini sudah menjadi hak miliknya.

"Rumah yang aku kontrak udah aku beli. Boleh dibeli, kan itu udah banyak yang punya pribadi rumah bantuan itu, jadi orang tersebut mengontrakkan," ucap wanita 30 tahun ini.

Shella mengaku, ia berhasil membangun rumah bak 'istana', jalan-jalan ke luar negeri hingga memiliki mobil mewah merupakan hasil dari jualannya menjual hijab dan gamis.

Ia menambahkan, jika dirinya dulu memulai bisnis dari nol.

Tak jarang, sulung dari empat bersaudara ini juga pernah mengalami jatuh bangun saat memulai bisnisnya kala itu.

"Titik titik rendah dalam bisnis itu pasti ada, ditipu. Kita udah nyetok barang ni dari China, udah ribuan pcs, pas sampai Banda Aceh banyak yang cancel itu pasti ada," kata Shella.

Namun, dengan prinsip semangat pantang menyerah dan memiliki semangat yang besar, Shella kini telah berhasil meraih kesuksesannya.

"Yang penting niatkan semua karena Allah, terus yang kedua ada kemauan, kalau nggak ada kemauan itu sama aja, kemuan untuk berbisnis, tetap semangat, pokoknya pantang nyerah, hari ini barang nggak laku, besoknya jangan nyerah," pungkas Shella Saukia.

Kini, sepak terjang Shella Saukia hingga mencapai titik kesuksesan saat ini mampu menginsipirasi anak muda.


Sumber:Tribun