Berita24 - Portal Berita Profesional

Headline Utama

Trending

Berita Terbaru

Tampilkan postingan dengan label Ganjar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ganjar. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Oktober 2023

Makan Siang di Istana Bersama Jokowi,Anies Baswedan,Ganjar


 






Jakarta,Pos62.Online-


Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar makan siang bersama tiga Calon Presiden di Pilpres 2024. Mereka yang hadir diantaranya Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan.

Makan siang tersebut digelar di salah satu ruangan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/10/2023). Jokowi dan tiga Capres mengenakan batik lengan panjang.

Di meja makan Jokowi menghadap Anies Baswedan, sementara itu di sisi kanan Ganjar Pranowo, dan di sisi kiri Presiden adalah Prabowo Subianto.

Adapun menu santap siang tersebut diantaranya yakni ayam rolade, lontong, rendang, tumisan, emping, tahu kecap, jus jeruk dan lainnya.

Sebelumnya para tiga Capres tersebut masuk ke dalam istana melalui pintu Bali, sebelah Masjid Baiturrahim Komplek Istana Kepresidenan Jakarta. Pintu tersebut merupakan akses bagi tamu VVIP Presiden.

Makan siang tersebut berlangsung kurang lebih satu jam. Para Capres keluar dari Istana berbarengan melalui pintu pilar, Jalan Veteran, Jakarta Pusat sekira pukul 13.40 WIB.

Prabowo mengatakan bahwa makan siang berlangsung dengan suasana yang penuh keakraban dan penuh tawa.

"Jadi bagus kita juga dalam suasana yang akrab dan tawa tadi kami ucapkan terima kasih diundang. Kalau nggak diundang kita jarang bisa kumpul. Itu saya kira demikian ya. Jadi beliau juga berharap suasana bagus dan kita juga berharap suasana baik," katanya.

Prabowo mengaku tidak ada arahan khusus terkait Pilpres dalam acara makan siang tersebut. Topik pembicaraan kata Prabowo hanya yang umum saja.

"Ya enggak ada. bicara-bicara umum saja," katanya.

Sementara itu, Anies mengatakan bahawa dirinya hadir setelah diundang Presiden Jokowi pada pekan lalu. Dalam undangan awal, makan siang bersama tersebut dijadwalkan digelar pada hari Minggu.

Namun karena ia sedang di luar kota maka jadwal makan siang diubah menjadi hari Senin sekarang.

"Ya kami sampaikan terima kasih atas undangan atas undangan untuk jamuan makan siang dengan bapak presiden. Saya terima undangannya pekan lalu untuk diundang hari Minggu tapi kami sampaikan hari Minggu kemarin ada komitmen dengan masyarakat di Jember sehingga tidak bisa lalu terima kasih berkenan dibuatnya hari Senin, sehingga kita bisa ikut sama-sama hadir," katanya.

Anies mengatakan bahwa dalam pertemuan tersebut obrolan berlangsung santai. Topik yang dibahas saat makan siang merupakan topik ringan. Ia menyampaikan aspirasi dari masyarakat, agar Presiden bersikap netral di Pilpres 2024.

"Tadi kami sampaikan kepada beliau bahwa kami sering bertemu dengan banyak orang-orang yang sayang pada presiden dan mereka-mereka yang sayang ini menitipkan pesan untujbbapak presiden bisa menjaga netralitas dan menegaskan kepada seluruh aparat untuk menjaga netralitas di dalam pilpres, pemilu," katanya.

Anies menyampaikan bagaimana dirinya sering bertemu masyarakat yang sayang kepada Presiden Jokowi.

"Dan mereka yang sayang ini menitipkan pesan untuk bapak presiden bisa menjaga netralitas dan menegaskan kepada seluruh aparat untuk menjaga netralitas di dalam pilpres," kata Anies.

"Dan tadi beliau sampaikan bahwa beliau telah mengumpulkan pejabat gubernur, bupati bahkan akan mengumpulkan TNI Polisi dan semua aparat-aparat untuk netral dan kami melihat itu adalah pesan penting yang bisa membuat pilpres kita besok berjalan dengan aman, damai," tambah Anies.

Sementara itu Ganjar mengatakan bahwa dalam makan siang tersebut para Capres berbincang hangat dengan Presiden. Terutama terkait dengan bagaimana menciptakan Pemilu yang damai, jujur, dan adil.

"Mudah-mudahan tadi apa yang disampaikan beliau juga InshaAllah akan bisa dilaksanakan. Tugas kita yok kita jaga bersama-sama pemilu ini damai, para aparaturnya betul-betul imparsial, semua bisa berjalan dengan fair dan kita bisa saling menjaga dan tadi ternyata ada yang nggak makan nasi tapi makan lontong," pungkasnya.

Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Sunanto mengatakan undangan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kepada tiga bakal calon presiden (Bacapres) di Istana untuk makan siang ini, menjadi sesuatu hal yang baik.

Pria yang akrab disapa Cak Nanto ini pun meyakini bahwa apa yang dilakukan Presiden Jokowi itu bukan bagian dari cawe-cawe untuk Pilpres 2024.

"Sesuatu yang baik, untuk terus menjalin silaturrohim, dalam perwujudan gerak cepat Indonesia maju dan unggul," kata Cak Nanto.

Cak Nanto juga meyakini momen makan siang bersama Ganjar Pranowo, Prabowo Sunianto dan Anies Baswedan bukan bagian dari upaya cawe-cawe dari Presiden Jokowi.

"Cawe-cawe dalam rangka untuk proses demokrasi lebih baik kan nggak masalah kecuali cawe-cawe dan mengunakan istrumen kekuasaanya itu yang perlu kita waspadai," ucapnya.

Sementara, saat disinggung mengenai hubungan Presiden Jokowi dengan PDIP, Cak Nanto enggan menanggapi lebih jauh. Pasalnya, dia meyakini bahwa hubungan Presiden Jokowi dengan PDIP sangat baik. Meski, diketahui Putra Sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka menjadi Cawapres pendamping Prabowo Subianto

"Relasi dan PDIP baik-baik saja mas yang paling penting saat ini bagaimana memenangkan Ganjar sebagai harapan Indonesia lebih baik ke depan," terang dia.

Wakil Ketua Umum partai NasDem Ahmad Ali merespon soal pertemuan siang ini antara Anies Baswedan, Prabowo dan Ganjar Pranowo bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Negara. Dikatakan Ali bahwa pertemuan tersebut harus dipandang sebagai langkah positif.

"Artinya gini hendaklah kita melihat ini sebagai suatu langkah positif jangan kita lihat perspektif politik. Tapi perspektif bernegara," kata Ali.

Ali melanjutkan artinya terlepas apapun pro kontra yang ada beberapa Minggu terakhir ini. Presiden Jokowi ingin mengirim pesan akan netral di Pemilu 2024.

"Kita lihat bahwa apa yang dilakukan Pak Jokowi hari ini sebagai suatu upaya, suatu langkah untuk mengirim pesan bahwa dia akan berlaku netral," tegasnya.

Cawapres dari Koalisi Perubahan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) benar-benar bersikap netral di pilpres 2024.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum PKB itu menanggapi undangan makan siang terhadap tiga bacapres bersama Presiden Jokowi.

"Pak Jokowi sebagai kepala negara, kepala pemerintahan tentu harus netral senetral-netralnya, dan saya berharap makan siang hari ini adalah komitmen presiden bahwa beliau akan netral," kata Cak Imin.

Dikatakan Cak Imin, dalam ajaran Islam diajarkan untuk bersikap adil meski itu terhadap anak-anaknya. Sebab itu, Cak Imin menilai momen makan siang tiga bacapres siang ini jadi momentum ciptakan suasana kondusif.

"Saya kira menjadi penting untuk menumbuhkan suasana kekeluargaan dan kondusif ya. Sehingga para pendukung supaya tidak saling serang para pendukung. Mari tunjukkan prestasi masing-masing para pendukung supaya kondusif," tutupnya.

Ingin Mengayomi

Pengamat politik Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menerangkan, ada arti tersendiri dari kegiatan makan siang di istana yang diinisiasi mantan wali kota Solo itu. Menurutnya, Jokowi ingin menunjukan sikap netral sebagai negarawan kepada para peserta pemilihan umum (pemilu) 2024.

"Ini penting karena bagaimana pun setelah MK mengambil keputusan untuk memberi semacam tiket konstitusional buat Gibran putra Presiden itu. Ekspektasi publik agar presiden lebih negarawan lebih netral itu makin meningkat," kata dia.

Ia memaparkan, berdasar data survei terakhir bahwa hampir 80 persen masyarakat menginginkan presiden netral dan tidak memihak. Keikutsertaan Gibran sebagai cawapres Prabowo itu dikhawatirkan membuat Jokowi sebagai presiden tidak bersikap Netral.

"Menurut saya presiden sedang berusaha untuk menampilkan ke publik bahwa beliau sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan itu ingin netral kepada seluruh peserta Pilpres," ungkap Burhanuddin.

"Saya kira apa yang dilakukan oleh Presiden Jokowi hari ini dengan mengundang para capres untuk hadir dalam jamuan makan siang itu untuk memberikan gesture sekaligus signal dan kode kepada publik bahwa presiden akan mengayomi seluruh calon presiden," terang dia.


Sumber:Tribunnews





Rabu, 25 Oktober 2023

Eks Ketua MK Menjadi MKMK Tangani Kode Etik Hakim MK Anwar Husman


 






Jakarta,Pos62.Online-


Pakar hukum tata negara Universitas Mulawarman, Herdiansyah Hamzah Castro meragukan integritas Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) yang dibentuk MK untuk menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran kode etik oleh Ketua MK Anwar Usman dan koleganya dalam putusan Nomor 90/PUU-XXI/2023.

Herdiansyah ragu karena salah satu anggota MKMK Jimly Asshiddiqie masuk menjadi salah satu anggota MKMK. Menurut Herdiansyah, Jimly sempat mendukung Prabowo secara terbuka sebagai presiden dalam Pemilu 2024 pada Mei lalu. “Ini jelas akan memengaruhi independensi MKMK dalam mengusut dugaan pelanggaran etik hakim konstitusi, terutama kepada Anwar Usman,” kata Herdiansyah sebagaimana dilansir dari Koran Tempo edisi Selasa, 24 Oktober 2023.

Anwar Usman merupakan paman dari Gibran Rakabumingraka yang diumumkan sebagai cawapres Prabowo pada Minggu 22 Oktober 2023. "Dengan ini kami memutuskan bahwa Gibran Rakabuming Raka akan mendampingi Prabowo Subianto. Kami akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum pada tanggal 25 hari Rabu 2023," kata Prabowo.

Juru bicara Bidang Perkara MK, Enny Nurbaningsih, menyatakan bahwa tujuan pembentukan MKMK adalah sesuai perintah undang-undang. “Hal itu dilakukan untuk memeriksa dan mengadili laporan yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran etik. Termasuk kalau ada temuan di situ. Jadi kami sudah bersepakat menyerahkan sepenuhnya ke MKMK,” ujarnya saat konferensi pers di gedung MK, Senin, 23 Oktober 2023.

Dalam rapat Permusyawaratan Hakim MK, terdapat tiga nama sebagai anggota MKMK. Mereka adalah Bintan Saragih sebagai perwakilan kelompok akademikus, Wahiduddin Adams sebagai perwakilan hakim konstitusi yang masih aktif, dan Jimly Asshiddiqie mewakili kelompok masyarakat.

Lalu, siapa itu Jimly Asshididiqie?

Dikutip dari mkri.id, Jimly Asshidiqie lahir pada 17 April 1957 di Palembang. Dirinya pernah menjabat sebagai Ketua MK sejak 2003 dan mengundurkan diri pada 2008.

Jimly merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Dirinya belajar hukum di UI pada 1977 dan menyelesaikannya pada 1982. Kemudian, ia melanjutkan studi di universitas yang sama, meraih gelar master dalam hukum selama dua tahun dari 1984 hingga 1986. Pada 1990, ia mendapatkan gelar doktor dari UI dan juga mengikuti program doctor by research dalam ilmu hukum di Van Vollenhoven Institute dan Rechts-faculteit, Universiteit Leiden. Ia kemudian dianugerahi gelar Guru Besar ilmu Hukum Tata Negara oleh Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada tahun 1998.

Sebelum menjabat sebagai Ketua MK, Jimly Asshidiqie sempat mengisi posisi sebagai Staf Ahli Menteri Pendidikan dari 1993 hingga 1998 selama pemerintahan Presiden Soeharto. Setelah periode reformasi, ia menjabat sebagai Penasihat Ahli Menteri Perindustrian dan Perdagangan dari 2001 hingga 2003.

Jimly kemudian terpilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat sebagai salah satu hakim konstitusi generasi pertama pada tanggal 15 Agustus 2003 dan secara resmi menjabat sebagai Ketua MK pada tanggal 19 Agustus 2003. Setelah melepaskan jabatannya pada tahun 2008, Jimly digantikan oleh Mahfud MD, yang saat ini menjabat sebagai Calon Wakil Presiden mendampingi Ganjar Pranowo.

Dilansir dari Koran Tempo edisi Selasa, 24 Oktober 2023, integritas Jimly menjadi anggota MKMK diragukan karena dirinya pernah nyatakan dukungan atas pencalonan Prabowo Subianto sebagai Presiden di 2024 pada Mei 2023.

“Tidak gabung ke partai, dari dulu saya tidak berpartai, tetapi ikut dukung Prabowo jadi capres,” kata Jimly pada 3 Mei 2023.

Selain itu, pada 20 Oktober 2023 Jimly Asshiddiqie pernah mendatangi kediaman Prabowo Subianto yang membahas rencana jangka panjang soal visi dan misi Prabowo dalam pilpres. “Saya diundang sebagai ahli tata negara untuk membahas perencanaan jangka panjang,” ujar Jimly.


Sumber:Tempo.co

Sabtu, 21 Oktober 2023

Kader PDIP Yang Jadi Jurkamnas,Ada Gibran dan Bobby Nasution Daftar Nama 13 Kepala Daerah

 











JAKARTA,Pos62, Online 

Dilansir dari Tempo, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan surat perintah ini dikeluarkan setelah pendaftaran Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai capres-cawapres pada Pilpres 2024 ke KPU pada Kamis kemarin, 19 Oktober 2023.

Instruksi ini termasuk untuk Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, yang santer diisukan menjadi bacawapres Prabowo Subianto.

Selain menjadi jurkamnas, Gibran yang merupakan putra Presiden Joko Widodo atau Jokowi ini, ditugaskan menjadi juru bicara tim pemenangan nasional Ganjar-Mahfud MD di daerah yang ia pimpin.

Kepala daerah yang ditugaskan sebagai jurkamnas dan jubir itu tersebar di berbagai wilayah yang ada di Indonesia. Selain Gibran, ada nama Wali Kota Medan Bobby Nasution yang merupakan menantu Jokowi.

Berikut daftar namanya:

1. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana

2. Bupati Dairi Jimmy Andrea Lukita Sihombing

3. Wali Kota Medan M. Bobby Afif Nasution

4. Bupati Trenggalek Moch. Nur Arifin

5. Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan

6. Bupati Purbalingga Diah Hayuning Pratiwi

7. Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka

8. Bupati Demak Eisti'anah

9. Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani

10. Bupati Kepulauan Sula Fifian Adeningsi Mus

11. Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan

12. Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid

13. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Isu Gibran jadi bacawapres Prabowo

Bacapres Prabowo belum menentukan nama bacawapres sampai saat ini. Prabowo santer diisukan bakal mendeklarasikan cawapresnya pada pekan depan, setelah rapat pimpinan nasional partai Golkar. Selain Gibran, nama Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir merupakan kandidat kuat pendamping Prabowo.

Isu Gibran menjadi bacawapres Prabowo menguat dan disebut-sebut bakal bergabung dengan Partai Golkar sejak Senin malam, 16 Oktober 2023. Belakangan, Gibran dikabarkan bakal bergabung dengan Golkar melalui sayap partainya, Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI).

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan Gibran soal peluang menjadi kader Golkar. Namun, Airlangga tidak mengungkapkan rencana partainya dan Gibran ke depan.

"Komunikasi sudah ada. Mengenai kegiatan apa lanjutannya, ditunggu saja," kata Airlangga saat ditemui di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan pada Jumat kemarin, 20 Oktober 2023.

Ketika dikonfirmasi terkait komunikasi dengan Golkar, Gibran sendiri memilih bungkam. Sejak isu dirinya menjadi bacawapres Prabowo merebak, Gibran terus diburu wartawan untuk dimintai konfirmasi. Namun, dia semakin irit bicara.

Dari pantauan Tempo pada Jumat kemarin, 20 Oktober 2023, Gibran tiba di Balai Kota Solo dan langsung memasuki ruang kerjanya sekitar pukul 09.15 WIB.

Saat awak media ingin wawancara, ia enggan memberikan pernyataan pada para wartawan yang sebelumnya sudah menunggu kedatangannya.

Adapun Prabowo yang diusung Koalisi Indonesia Maju yang terdiri dari Partai Gerindra, Golkar, Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Bulan Bintang, Partai Gelora, dan Partai Garuda, menjadi satu-satunya koalisi yang belum mengumumkan sosok cawapres.

Bacapres-bacawapres lain seperti Ganjar Pranowo-Mahfud MD dan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar sudah mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum pada Kamis, 19 Oktober 2023.

Sumber:Tempo

Sabtu, 07 Oktober 2023

Sanksi Pertama dari Kaesang disambut Ade Armando dengan Ubah Gaya

 

Jakarta,Pos 62.Online-

 Melalui media sosial hingga media massa, politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando kerap menyoroti bakal capres yang potensial berlaga di Pilpres 2024. Pemimpin PSI Kaesang Pangarep menjatuhkan sanksi kepada Ade Armando karena aksi kerap menyorot bakal capres.

Sorotan Ade Armando yang cukup membuat ramai publik adalah terhadap bakal capres PDIP Ganjar Pranowo karena muncul dalam tayangan azan di salah satu stasiun TV swasta. Ade Armando menilai tak seharusnya Ganjar tampil di tayangan azan.

Ade menilai kemunculan Ganjar dalam tayangan azan seharusnya tidak dilakukan karena bertentangan dengan aturan di Undang-Undang (UU) Nomor 32 tentang Penyiaran.

Ade Armando juga mengatakan stasiun TV seharusnya menjaga netralitasnya menjelang Pemilu 2024. Dia lalu mengusulkan agar Prabowo dan Anies juga muncul di azan TV.

"Jadi kalau misal dia buat ada Ganjar muncul di azan harus juga atau sebaiknya Prabowo muncul di azan, ada juga Anies muncul di azan, kalau itu fair, adil," kata Ade di Rumah Besar Relawan Prabowo 08 di Slipi, Jakarta Barat, Senin (11/9) lalu.

Kaesang Disiplinkan Ade Armando

Ketua Umum (Ketum) PSI Kaesang Pangarep menyebut Ade Armando sudah didisiplinkan karena kerap menyoroti bakal capres 2024. Padahal Kaesang sudah mengingatkan kader PSI agar berpolitik dengan santun.

"Sudah kami disiplinkan, sudah kami ingatkan di setiap meeting mingguan, kita berpolitik yang gembira, sopan dan santuy," kata Kaesang kepada wartawan di kantor PP Muhammadiyah, Kota Jogja, dilansir detikJateng, Jumat (6/10).

Kaesang bahkan mengaku telah menjatuhkan sanksi terhadap Ade Armando. Bentuk pendisiplinan itu yakni Ade harus membayari makan-minum kader di kantor DPP PSI, Jakarta.

"Untuk sementara kita menyuruh Bang Ade Armando untuk traktir kita di DPP, itu sanksi pertama," ucapnya.

Kaesang berharap tidak ada sanksi kedua bagi Ade. "Ya jangan sampai ada sanksi kedua," ujarnya.

Semua itu, karena PSI menargetkan 4 persen suara di Pemilu 2024. Kaesang optimistis target tersebut akan tercapai pada Pemilu mendatang.

"Ya doanya aja lah, pokoknya yang penting target kami tidak muluk-muluk, 4 persen alhamdulillah, 8 persen alhamdulillah, 16 persen ya Allah alhamdulillah," katanya.

Ade Armando Ubah Gaya

Ade Armando merespons teguran Ketum Kaesang Pangarep dan agar berpolitik santun tanpa mencela. Ade Armando menerima teguran Kaesang dan merasa tidak dipermalukan.

"Saya disindir-sindir karena ditegur Mas Kaesang yang di depan media memerintahkan saya untuk berpolitik santun dengan gembira tanpa mencela orang lain. Ada yang bilang 'kok mau sih orang setua saya, dipermalukan di depan orang banyak oleh anak muda yang baru belajar politik?" kata Ade dalam akun X-nya, dilihat detikcom Jumat (6/10). Ade sudah mengizinkan cuitannya untuk dikutip.

Menurutnya, ungkapan dari mereka yang berbeda pandangan hanya untuk mengadu domba. Ia menyebut tak pernah menggarap diri sebagai sosok yang lebih pintar ataupun senior dibanding Kaesang.

"Maaf ya bro dan sis, politik adu domba semacam itu nggak bakalan mempan, saya nggak pernah menganggap saya lebih pintar dari anak anak muda. Dan saya punya sejumlah alasan mengapa saya akan nurut dengan Mas Kaesang," kata Ade.

"Pertama Mas Kaesang itu Ketua Umum PSI. Saya cuma anggota PSI ya saya nurut lah. Kedua, di belakang Mas kaesang itu ada Presiden Jokowi yang sangat pintar, jadi saya duga teguran itu juga datang dari Pak Jokowi," sambungnya.

Alasan ketiga, ia merasa teguran yang disampaikan Kaesang masuk akal. Mengingat, katanya, gaya berpolitik dirinya kerap dinilai frontal.

"Ketiga, teguran itu masuk akal. Sebagai keturunan Sumatera gaya politik saya memang sebenarnya frontal tapi saya harus akui dong Pak Jokowi sudah sukses menerapkan politik gaya Solo selama lebih dari 10 tahun. Jadi ya wajar, kalau saya harus mengikuti resep yang sudah terbukti kemanjurannya," ungkap dia.

Ade menyebut akan nurut lantaran percaya diri PSI akan lolos parlemen usai dinakhodai putra bungsu Presiden Jokowi itu. Ia menyebut kini harus bisa berpolitik dengan ramah.

"Keempat, sekarang saya sedang pede dengan peluang PSI masuk parlemen. Masuknya Mas Kaesang jelas mendongkrak suara terhadap PSI. sekarang saya sangat percaya PSI bisa melewati parliamentary threshold," tutur Ade.

"Karena PSI lagi berada di atas angin, ya saya harus lebih humble dong. Kemarin-kemarin itu saya kan berantem gara-gara saya merasa diinjak-injak mereka yang benci PSI," katanya.

Sumber:detiknews