Berita24 - Portal Berita Profesional

Headline Utama

Trending

Berita Terbaru

Tampilkan postingan dengan label China. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label China. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 April 2025

China Peringatkan Negara-negara Soal Tarif Trump, Pemerintah Beri Tanggapan


Berita24.info-

Kementerian Perdagangan RI buka suara terkait adanya peringatan ancaman dari China kepada negara-negara yang tengah melakukan negosiasi kebijakan tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donal Trump yang berpotensi merugikan kepentingannya. Bahkan China menyatakan akan melakukan tindakan balasan kepada negara-negara tersebut jika dinilai merugikannya.



Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan RI, Djatmiko Bris Witjaksono mengatakan Pemerintah Indonesia akan tetap menjalankan kegiatan perdagangan dengan mitra-mitra lainnya seperti seperti dengan AS dan China di tengah memanasnya perang dagang kedua negara tersebut.




"Kita tetap melakukan kegiatan perdagangan dengan mitra-mitra kita lainnya seperti biasa yang kita lakukan. Jadi kita tidak melakukan tindakan balasan," kata Djatmiko di Kantor Kemendag, Jakarta, Senin (21/4/2025).



Terkait ancaman balasan dari China kepada negara yang melakukan negosiasi dengan AS jika dinilai merugikan China, Djatmiko percaya Indonesia dan China sama-sama menjunjung tinggi prinsip perdagangan multilateral dan menghormati hak serta kewajiban masing-masing negara dalam hubungan dagang internasional.



"Terkait dengan pemerintah China, saya rasa Indonesia dan China juga kita sama-sama menjunjung tinggi prinsip-prinsip perdagangan multilateral dan kita saling menghormati hak dan kewajiban masing-masing," katanya.



"Jadi saya tidak bisa berspekulasi apa yang akan terjadi ke depan, yang pasti Indonesia akan tetap memastikan bahwa kegiatan perdagangan dengan mitra dagang kita tetap dijalankan dengan sebaik-baiknya," tambahnya.



Djatmiko menambahkan, jika ada isu terkait hal tersebut di lapangan Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menyelesaikan isu tersebut melalui jalur diplomasi.



"Kalaupun ada isu di lapangan, selalu akan kita selesaikan di forum diplomasi," katanya.



Sebelumnya, China mengancam dan bakal melakukan tindakan balasan kepada negara-negara yang tengah melakukan negosiasi terkait kebijakan tarif Presiden 
Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang berpotensi merugikan kepentingannya. Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan China merespon rencana Presiden AS Donald Trump yang akan menggunakan negosiasi tarif untuk menekan mitra dagang AS agar membatasi hubungan mereka dengan Tiongkok.



"Tiongkok dengan tegas menentang pihak mana pun yang mencapai kesepakatan dengan mengorbankan kepentingan Tiongkok. Jika hal itu terjadi, Tiongkok tidak akan menerimanya dan akan mengambil tindakan balasan secara tegas dan sepadan," kata Kementerian Perdagangan Tiongkok dikutip CNBC, Senin (21/4/2025).



Kementerian Perdagangan China mengatakan AS telah melakukan penyalahgunaan kebijakan tarif terhadap semua mitra dagangnya dengan dalih kesetaraan, namun memaksa semua pihak memulai negosiasi tarif resiprokal dengan mereka. Menurutnya, jika tren ini terus berlanjut, perdagangan internasional akan kembali pada hukum rimba.



Pernyataan itu juga menggambarkan Tiongkok sebagai pihak yang bersedia bekerja sama dengan semua negara dan membela keadilan dan kejujuran internasional.



Sebagai bagian dari sikap yang lebih tegas bulan ini, Tiongkok membalas tarif AS dengan memberlakukan tarif 125% terhadap impor barang-barang asal Amerika. Beijing juga membatasi ekspor mineral penting dan memasukkan beberapa, terutama perusahaan AS yang lebih kecil, ke dalam daftar hitam yang membatasi kerja sama mereka dengan perusahaan Tiongkok.



Presiden Tiongkok Xi Jinping minggu lalu mengunjungi Vietnam, Malaysia, dan Kamboja dalam perjalanan luar negerinya yang pertama di tahun 2025. Dalam pernyataan resmi usai pertemuan dengan para pemimpin ketiga negara tersebut, Xi menyerukan kerja sama untuk menentang tarif dan penindasan sepihak.



Sejak Trump pertama kali memberlakukan tarif terhadap Tiongkok pada masa jabatan pertamanya, negara Asia tersebut meningkatkan perdagangan dengan Asia Tenggara, yang kini menjadi mitra dagang regional terbesar Tiongkok. Meski begitu, AS tetap menjadi mitra dagang terbesar Tiongkok secara negara tunggal.



Pekan lalu, Kementerian Perdagangan Tiongkok mengganti kepala negosiator perdagangan internasionalnya dengan Li Chenggang, yang kini juga menjabat sebagai wakil menteri dan sebelumnya merupakan duta besar Tiongkok untuk Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Tiongkok juga telah mengajukan gugatan terhadap AS di WTO terkait kenaikan tarif terbaru yang diberlakukan oleh Trump.

Sumber: 1detik.asia

Jumat, 10 November 2023

Berita Viral di China:Istri Sudah 2 Hari Tak Pulang Gara-gara Main Judi

 







China,Pos62.Online-


Viral di media sosial seorang suami menjambak rambut dan menyeret istrinya di jalanan. 

Rupanya diketahui bahwa si istri sudah 2 hari tak pulang gara-gara main judi.

Setiap hari terbiasa bekerja jauh, seorang suami menantikan akhir pekan di rumah.

Ia ingin segera pulang dan kumpul bersama istri dan anak-anaknya.

Namun kali ini ketika dia pulang, istrinya tidak ditemukan, dan anak-anaknya sedang makan sisa makanan dingin.

Dia pun sangat marah ketika mengetahui apa yang dilakukan istrinya.

Apa yang terjadi?

Pernikahan adalah pasangan yang berusaha bersama dan berbagi bersama.

Jika dalam hubungan itu, yang satu selalu berusaha untuk maju dan yang lain mandek, bahkan mundur, maka hidup tidak akan berjalan jauh.

Usaha satu orang saja tidak cukup untuk menyatukan dua hati.

Dan betapapun besarnya kesediaan orang tersebut untuk memikul beban dan melangkah maju, betapa pun besarnya hati yang pernah dicintai, akan tiba saatnya ia harus belajar melepaskan sikap dingin dan ketidakpedulian.

Baru-baru ini, di sebuah jalan di kota Samzhou, provinsi Hunan, China, tiba-tiba dikejutkan dengan teriakan minta tolong seorang wanit.

Teriakan itu pun menarik perhatian banyak orang yang lewat

Melihat ke arah teriakan itu, semua orang tidak mengerti apa yang terjadi.

Dan betapapun besarnya kesediaan orang tersebut untuk memikul beban dan melangkah maju, betapa pun besarnya hati yang pernah dicintai, akan tiba saatnya ia harus belajar melepaskan sikap dingin dan ketidakpedulian.

Baru-baru ini, di sebuah jalan di kota Samzhou, provinsi Hunan, China, tiba-tiba dikejutkan dengan teriakan minta tolong seorang wanit.

Teriakan itu pun menarik perhatian banyak orang yang lewat

Melihat ke arah teriakan itu, semua orang tidak mengerti apa yang terjadi.

 Seorang pria menjambak rambut seorang wanita dan menyeretnya pergi.

Tangisan wanita dan kemarahan pria sangat kontras.

Wanita itu mencoba melarikan diri dan menjelaskan.

“Saya hanya bermain mahjong! Biarkan aku pergi! Jika kamu ingin mengatakan sesuatu, pulanglah dan katakan di rumah. Saya sebenarnya hanya bermain mahjong (judi).” ujar si wanita.

Pria tersebut mengungkapkan keraguannya atas perkataan wanita tersebut.

"Apakah kamu benar-benar hanya bermain mahjong?" tanya si suami.

Wanita itu dengan cepat menjawab: “Ya, benar. Saya benar-benar hanya bermain mahjong! Jangan lakukan hal lain.”

Setelah mendengar kata-kata tersebut, pria itu mencela.

"Kamu keluar setiap hari dengan rapi dan mengabaikan rumah yang berantakan." tegasnya.

Keduanya adalah pasangan, suami bekerja di luar untuk mencari uang guna menghidupi keluarga dan perempuan tinggal di rumah untuk mengasuh anak.

Wanita itu dengan cepat menjawab: “Ya, benar. Saya benar-benar hanya bermain mahjong! Jangan lakukan hal lain.”

Setelah mendengar kata-kata tersebut, pria itu mencela.

"Kamu keluar setiap hari dengan rapi dan mengabaikan rumah yang berantakan." tegasnya.

Keduanya adalah pasangan, suami bekerja di luar untuk mencari uang guna menghidupi keluarga dan perempuan tinggal di rumah untuk mengasuh anak.

Seperti biasa, suami hanya pulang pada akhir pekan dan sangat ingin menikmati momen bahagia bersama istri dan anak-anaknya.

Tak disangka, sesampainya di rumah, yang menyambutnya bukanlah wajah istri dan anak yang tersenyum, bukan nampan nasi panas, melainkan piring sisa yang dingin.

Dia bahkan tidak bisa melihat keberadaan istrinya.

Melihat anaknya harus makan makanan lama dan dingin, sang suami menjadi sangat marah.

Dia bertanya kepada putranya ke mana ibunya pergi.

Anak itu dengan jujur mengatakan bahwa ibunya keluar kemarin dan masih belum kembali.

Jawaban ini sungguh membuatnya gerah, ia segera berdiri dan keluar mencari istrinya.

Setelah diselidiki, tidak sulit bagi pria tersebut untuk menemukan istrinya sedang asyik bermain judi.

Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, dia menjambak rambut istrinya dan menariknya keluar.

Wanita itu melihat suaminya dan langsung merasa bersalah dan tidak berani protes.

Jawaban ini sungguh membuatnya gerah, ia segera berdiri dan keluar mencari istrinya.

Setelah diselidiki, tidak sulit bagi pria tersebut untuk menemukan istrinya sedang asyik bermain judi.

Tanpa mengucapkan sepatah kata pun, dia menjambak rambut istrinya dan menariknya keluar.

Wanita itu melihat suaminya dan langsung merasa bersalah dan tidak berani protes.

Namun, karena suaminya yang marah agak kasar, dia tidak bisa menahan rasa sakit karena diseret, memohon belas kasihan dan menjelaskan.

"Jika ada yang ingin kamu katakan, kita bisa pulang. Saya sebenarnya hanya bermain mahjong.” ujar si wanita.

Ternyata wanita ini lupa waktu saat bermain mahjong.

Ia bermain mahjong siang malam, meninggalkan rumahnya, meninggalkan anak-anaknya, bahkan lupa bahwa suaminya akan kembali hari itu.

Orang-orang yang lewat saat itu membujuk pria tersebut untuk tetap tenang dan jika ada masalah.

Ia harus menyelesaikannya perlahan-lahan tanpa menggunakan tangan atau kakinya.

Namun, ketika mengetahui sumber kemarahannya, mau tidak mau mereka merasa tidak puas dengan kegabutan istrinya.

Komunitas online pun mengungkapkan ketidakpuasannya setelah cerita tersebut dibagikan.

“Saya tidak mengerti bagaimana seorang ibu bisa meninggalkan anaknya dan pergi keluar seperti itu.”

“Jika suaminya tidak pulang hari ini, berapa lama anaknya akan tinggal di rumah sendirian? Tentunya dia sudah sering keluar seperti itu sebelumnya. Itu sangat menyedihkan.”


Sumber:Tribun