Berita24 - Portal Berita Profesional

Headline Utama

Trending

Berita Terbaru

Tampilkan postingan dengan label Cak Imin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cak Imin. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Oktober 2023

Tim Pemenangan Belom Terbentuk Cak Imin Jelaskan:Masih Proses


 






Jakarta, Pos62.Online-


Bakal cawapres dari Koalisi Perubahan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, mengungkapkan alasan tim pemenangan hingga kini belum terbentuk.

Dikatakannya, proses pembahasan tim pemenangan masih berproses, termasuk siapa yang akan memimpin pemenangan duet Anies-Muhaimin (AMIN) ini.

"Lagi proses nanti akan diumumkan, belum tuntas," kata Cak Imin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/10/2023).  

Selain itu, kata Cak Imin, pihaknya sedang fokus menyusun konsep dan strategi pemenangan menghadapi pilpres 2024.

"Sekarang treatment persediaan cara kerja, model strategi tuntas konsepnya baru kita umumkan," ujarnya.

"Jadi diprioritaskan, wes pokoknya nanti diumumkan lah," imbuhnya.

Lebih lanjut, Cak Imin juga menjawab isu mantan Ketum PBNU Said Aqil Siroj yang akan memimpin Tim Pemenangan AMIN.

Cak Imin hanya mengatakan pada waktunya tim pemenangan akan diumumkan.

"Pokoknya nanti diumumkan," pungkas Wakil Ketua DPR RI itu.

Diberitakan sebelumnya, Koalisi Perubahan hendak Tim Pemenangan Badan Pekerja Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (BAJA AMIN) diketuai oleh sosok yang ahli.

“Kita lagi ingin mencari orang yang muda, kemampuan manajerial cakep, dan visi berkelas,” kata Sekretaris Jenderal atau Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Habib Aboe Bakar Al-Habsyi atau Aboe saat ditemui media di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Sabtu (21/10/2023).

Hingga saat ini Aboe mengatakan tim pemenangan itu sudah terus bergerak dalam mencari sosok yang tepat. Namun masih terkendala dari sisi pendanaan. 

Aboe mengakui Koalisi Perubahan bukan merupakan gabungan partai yang punya banyak uang.

“Dari kemarin tim pemenangan sudah bergerak. (Cuma) susah. Kan kita bukan partai yang banyak uangnya. Tapi partai yang besar semangatnya,” imbuhnya.

Ketua untuk tim pemenangan itu bisa berasal dari mana saja, termasuk orang yang bukan bagian dari partai Koalisi Perubahan.

Aboe menegaskan, pihaknya mengutamakan orang yang punya kemampuan manajerial dan berkelas.

“Ada usaha dari luar partai kalau ketemu. Kalau engga ketemu ya dari dalam partai. Tapi yang berkelas, mampu memanajerial dan memberikan keseimbangan dalam melihat Indonesia yang luas,” jelas Aboe.


Sumber:TribunNews




Senin, 11 September 2023

Cak Imin Sepakat Semua Capres & Cawapres Harus Siap Diperiksa KPK

 


Pos62.online -Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin merespons soal usulan agar KPK memeriksa seluruh bakal calon presiden (capres) dan bakal calon wakil presiden (cawapres) yang akan bertarung di Pilpres 2024. Dia mengatakan semua orang harus siap jika dipanggil KPK.

"Iya siapa itu, pokoknya semuanya harus siap," ujar Cak Imin di Pondok Pesantren Al-Aqobah Tebuireng dikutip detikcom di Jombang, Jawa Timur, Minggu (10/9).

Cak Imin yang kini bacawapres Anies Baswedan itu menuturkan dirinya selalu siap jika diperiksa KPK. Terlebih, dia mengaku pun telah diperiksa oleh KPK beberapa hari lalu.

Pemeriksaan terhadap Cak Imin diketahui terkait dugaan korupsi pengadaan sistem perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) tahun 2012.

Saat itu, Cak Imin menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans).

"Iya saya siap, semuanya siap, dan kemarin bahkan saya sudah diperiksa kan," ucapnya.

Sebelumnya, Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni melontarkan usulan agar KPK memeriksa seluruh bacapres dan bacawapres buntut pemanggilan Ketum PKB yang juga bakal cawapres Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Sahroni menilai langkah ini bagus untuk memastikan setiap pasangan calon yang maju benar-benar bersih dari kasus korupsi.

"Sebagai pimpinan Komisi III sekaligus anggota partai, saya meminta KPK sekalian membuat program pemeriksaan terhadap semua capres dan cawapres. Karena menurut saya, demi menjaga kredibilitas KPK dan persepsi publik, hal-hal seperti ini memang perlu dilakukan oleh KPK," ujar Sahroni dalam keterangannya, Sabtu (9/9)/.

Sahroni menyebut, jika semua bacapres dan bacawapres sudah diperiksa, nantinya tidak ada lagi kasus-kasus yang masih disangkutpautkan kepada para pasangan calon.

Dia lantas mengungkit isu-isu yang ada seperti Anies Baswedan dengan Formula E, Ganjar dengan e-KTP, dan Prabowo dengan Food Estate.

Sahroni pun ingin KPK dapat mempertimbangkan usulannya ini dengan saksama. Sebab, dia menilai ini akan menjadi langkah yang fair bagi seluruh pihak dan tentunya baik untuk publik.

Sumber:cnnindonesia.com