Berita24 - Portal Berita Profesional

Headline Utama

Trending

Berita Terbaru

Tampilkan postingan dengan label Berita Viral. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Viral. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 November 2023

Viral Video Maling Kejepit Plafon,Korban Merasa Kasihan, Damai dengan Pelaku








Cirebon,Pos62.Online-


Video maling kejepit plafon saat menjalankan aksinya di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, viral di media sosial.

Pantuan Tribunnews, video menjadi ramai diperbincangankan setelah diunggah sejumlah akun Instagram seperti @andreli_48.

Pada awal rekaman, memperlihatkan warga tampak menginterogasi pelaku pencurian yang terjebak di plafon karena kejepit.

Seorang warga sempat memukul kaki pelaku karena kesal dengan ulahnya.

Video dilanjutkan saat warga menolong pelaku agar bebas dari jepitan plafon.

Bahkan, warga rela tubuhnya jadi tumpuan pijakan pelaku.

Pada akhir video, tidak diketahui nasib dari maling dan akhir permasalahan kasus ini.

Hingga Senin (13/11/2023), video maling terjepit plafon sudah ditonton lebih dari 117 ribu kali.

Ratusan warganet ikut meramaikan dengan berbagai komentarnya.

Ada yang ikut geram dengan aksi pencurian yang terjadi.

Belakangan terungkap, aksi pencurian tersebut terjadi di sebuah ruko di Desa Kempek, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pada Rabu (8/11/2023) dini hari.

Berawal dari teriakan minta tolong

Dikutip dari TribunJabar.id, kejadian bermula saat seorang warga mendengar teriakan minta tolong di ruko tersebut.

Kebetulan pada malam kejadian, saksi mata ini tidur di dekat TKP.

Warga yang penasaran kemudian mencari sumber suara, setelah ditelusuri bersumber dari dalam ruko.

Saksi mata lalu mencari keberadaan pemilik ruko untuk mengecek.

Warga dan pemilik ruko dikejutkan dengan ada maling yang terjepit plafon kondisinya tergantung.

Kaur Umum Desa Kempek, Ahmad, membenarkan kejadian yang viral di media sosial.

Ia memperkirakan, maling sudah tergantung selama kurang lebih satu jam.

"Cukup lama (kepada terjepit), dari awal saksi tertidur sampai kebangun, lalu pulang dulu nyari pemilik ruko, kemungkinan satu jam lah," jelas Ahmad, dikutip dari TribunJabar.id, Senin.

Berakhir damai

Faruk Majidi (37) menyebut, aksi pencurian sudah terjadi tiga kali di rukonya.

Akibatnya dia menderita kerugian hingga mencapai jutaan rupiah.

"Kalau ditotalin rugi Rp 4 juta lah, soalnya barang yang telah hilang kaya memori 10 flashdisk sebagian hilang sama hp, belum kerugian memperbaiki plafon," ucapnya.

Faruk melanjutkan ceritanya, setelah kejadian, ia dan pelaku dibawa ke Balai Desa Kempek untuk mediasi.

Korban dan pelaku sepakat berdamai dan tidak membawa masalah ini ke jalur hukum.

Terlebih, pelaku siap memberikan uang ganti rugi kepada korban.

Selain itu, Faruk merasa kasian kepada keluarga pelaku.

"Kasihan orang tuanya pasti malu. Kita musyawarah baiknya gimana titik temunya, akhirnya saya sepakat untuk kekeluargaan saja," tambah Faruk.

Faruk dalam kesempatannya juga berharap pelaku tidak mengulai perbuatannya.

Pelaku diminta belajar dari insiden yang menimpanya. Ditambah kasus pencurian mencoreng nama baik desa.

"Dengan kejadian ini, tidak terulang lagi," tandasnya.


Sumber:Tribun

Jumat, 10 November 2023

VIRAL Polisi Ditabrak dan Nyaris Terlindas Mobil Pencuri


 






Medan,Pos62.Online-


Viral di media sosial video yang memperlihatkan seorang anggota polisi ditabrak dan nyaris terlindas mobil pencuri yang berusaha melarikan diri ke hutan.

Setelah menabrak anggota polisi tersebut, pencuri itu kemudian kabur dengan megendarai mobil mobil Brio Merah bernomor polisi BE 1384 AD.

Momen saat mobil pencuri tabrak polisi hingga nyaris terlindas itu direkam oleh warga yang berada di lokasi, dan kini rekaman itu beredar luas di media sosial.

Adapun salah satu akun yang membagikan video itu adalah akun Instagram @trendinglampung. 

"Aksi kejar mengejar antara pelaku perampokan dan polisi dengan modus hipnotis terjadi di Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesisir Barat," isi narasi dalam keterangan unggahan itu.

Dalam rekaman video yang diunggah di Instagram @trendinglampung, terlihat mobil Brio merah yang dimiliki oleh sekelompok pencuri berusaha untuk melarikan diri.

Aksi mereka terhenti ketika sebuah truk berhenti melintang di tengah jalan.

Seorang anggota polisi di sisi kiri mobil mencoba menghadang dan memerintahkan penumpang untuk keluar.

Namun, situasinya berubah drastis saat mobil tersebut mundur dengan kecepatan tinggi. Seorang anggota polisi dari arah belakang berusaha menghentikannya.

Namun, beberapa saat kemudian, mobil itu mundur dengan kecepatan tinggi, sementara anggota polisi lain datang dari belakang, berupaya menghalangi kendaraan.

Sayangnya, anggota polisi tersebut tertabrak hingga hampir terlindas, dan mobil pun berhasil melarikan diri.

Dilansir dari Kompas.com, Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, mengkonfirmasi peristiwa tersebut.

Ia menyebutkan kejadian itu terjadi di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Pekon Pemerihan pada Kamis (9/11/2023) sekitar pukul 10.00 WIB.

"Benar peristiwa terjadi tadi pagi. Mobil itu berisi penumpang tiga orang pelaku pencurian agen BRI Link," katanya saat dihubungi, Kamis sore.

Sayangnya, anggota polisi tersebut tertabrak hingga hampir terlindas, dan mobil pun berhasil melarikan diri.

Dilansir dari Kompas.com, Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, mengkonfirmasi peristiwa tersebut.

Ia menyebutkan kejadian itu terjadi di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Pekon Pemerihan pada Kamis (9/11/2023) sekitar pukul 10.00 WIB.

"Benar peristiwa terjadi tadi pagi. Mobil itu berisi penumpang tiga orang pelaku pencurian agen BRI Link," katanya saat dihubungi, Kamis sore.

Alsyahendra menjelaskan bahwa mobil tersebut mengangkut tiga pelaku pencurian agen BRI Link.

Ketiga pelaku masih dalam pengejaran polisi setelah meninggalkan mobil di tepi jalan dan masuk ke dalam hutan TNBBS.

"Mereka masuk ke dalam hutan TNBBS, kami masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku," katanya.

Sementara itu, video yang memperlihatkan momen dramatis pencuri tabrak polisi itu pun viral di media sosial.

Unggahan itu kini ramai dikomentari oleh warganet.

"Ga bakal bisa kabur ga. Mo lari ke mana. Liwa Kanan kiri depan belakang hutan lindung. Krui hutan lindung plus laut lepas. Cuma orang nekat yg ngerampok di sana," tulis @rahmadselamat38.

"Kerennn,,,salut Ama penjahatnya,kalau ketangkep bilangin min dicari produser film laga HOLLYWOOD,,," tulis @telattua172209.

"Ampir Miri film Rambo polisinya di tabrak pemberotak," tulis @kasmaran_jambi.

"Kenapa ban mobilnya g ditembak aja sii,...," tulis @netyazi26.


Sumber:Tribun

Tragis,Tewas Tertimpa Pohon Saat Hendak Berangkat Kerja


 






Medan,Pos62,Online-


Tragis, seorang pria bernama M Iwan (25) tewas dalam kondisi tertimpa pohon.

Pohon ini tumbang dan mengenai kepala Iwan saat sedang berkendara.

Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Desa Simpang Yul, Kecamatan Tempilang, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung.

"Tertimpa pohon yang sudah lapuk saat berkendara sepeda motor," kata Kepala Polres Bangka Barat AKBP Ade Zamrah dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/11/2023).

Ade menuturkan, peristiwa diperkirakan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.

Korban yang tinggal di Desa Kelapa hendak berangkat bekerja menuju Desa Buyan Kelumbi menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter Z.

Saat hendak melewati Dusun Kamat Fesa Simpang Yul dia tertimpa pohon karet tumbang yang sudah mati dan lapuk.

"Korban ditemukan warga yang melintas dan langsung dilaporkan kepala dusun setempat," ujar Ade.

Kemudian personel dari Polsek Tempilang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Di lokasi masih ditemukan bercak darah dan motor yang ringsek.

Sementara jasad korban sudah dibawa ke rumah sakit terdekat.

Kepala Desa Simpang Yul, Faturohim mengatakan, korban ditemukan meninggal di lokasi kejadian, namun tetap dibawa ke Puskesmas Kelapa.

Selanjutnya pihak desa akan menebang pohon miring yang mengarah ke badan jalan.

Dari informasi yang tertera pada Surat Izin Mengemudi (SIM) diketahui korban lahir di Pamekasan, Madura.


SumberTribun

Rabu, 08 November 2023

Viral Cutomer Wanita Dianiaya Driver Ojol








Bandung,Pos62.Online-


Seorang customer wanita dihajar dan dianiaya driver ojek online (ojol) hingga babak belur.

Tak hanya itu, customer wanita itu juga diancam akan dibunuh oleh driver ojol tersebut.

Driver ojol tersebut melakukan aksinya diduga lantaran kesal karena customer tersebut tak mendengar saat diajak ngobrol.

Insiden driver ojojl hajar customer wanita hingga babak belur itu terjadi di Desa Dalung, Kuta Utara, Badung, Bali.

Cerita customer dianiaya driver ojol itu dibagikan oleh teman korban di platform media sosial.

Kejadian tersebut menarik perhatian banyak pengguna Twitter.

Melalui akun X @m3gumiii, rekan korban menceritakan kronologi tentang tindak kekerasan yang dilakukan oleh seorang driver ojek online terhadap seorang temannya.

Diduga, kekerasan tersebut terjadi karena driver ojek online tersebut marah setelah tidak mendapat respons dari penumpang selama perjalanan.

Semuanya berawal ketika driver ojek tersebut mencoba untuk berkomunikasi dengan penumpangnya.

Korban, yang mengaku tidak mendengar pertanyaan sang driver, tidak memberikan jawaban.

Hal ini membuat sang driver mulai marah dan mengeluarkan kata-kata kasar kepada korban ketika mengarahkan rute perjalanan menuju tujuannya.

Driver ojek tersebut tiba-tiba menghentikan motor di tengah perjalanan dan meminta korban turun.

Saat itu korban bertanya mengapa diturunkan, namun driver malah semakin marah dan mengancam.

Korban, dalam keadaan pasrah dan ketakutan, akhirnya membayar driver tersebut dan mencoba pergi.

Hal ini membuat sang driver mulai marah dan mengeluarkan kata-kata kasar kepada korban ketika mengarahkan rute perjalanan menuju tujuannya.

Driver ojek tersebut tiba-tiba menghentikan motor di tengah perjalanan dan meminta korban turun.

Saat itu korban bertanya mengapa diturunkan, namun driver malah semakin marah dan mengancam.

Korban, dalam keadaan pasrah dan ketakutan, akhirnya membayar driver tersebut dan mencoba pergi.

Namun, sang driver yang sudah emosi menolak dan melakukan kekerasan dengan cara memukul korban.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka serius seperti lecet pada pelipis dan hidung, robek serta bengkak di bagian dalam bibir atas, memar pada punggung tangan kanan, serta rasa sakit dan ketidaknyamanan di kepala, punggung, dan perut.

Dilansir dari Tribun Bali, Polisi mengonfirmasi kejadian yang menimpa customer wanita itu.

Kini pelaku sudah ditangkap dan tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Sudah kami amankan, dan kami masih melakukan pemeriksaan," ujarnya.

Ia mengatakan kejadian itu terjadi pada Senin 6 November 2023.

Hanya saja pihaknya masih memintai keterangan pelaku, terkait motif dan memastikan informasi yang beredar di media sosial.

"Tapi secara umum hampir sama seperti di media sosial kejadiannya. Saya masih susun laporan dan masih periksa, nanti saya update iya," pungkasnya.

Sementara itu, Gojek telah mengambil tindakan dengan memutuskan hubungan kemitraan dengan driver yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap penumpang perempuan.

“Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan investigasi internal dan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian agar proses tindak lanjut bisa berjalan lancar,” ujar Head of Regional Corporate Affairs Gojek East Java, Bali, Nusra, Yondi Hartanto, pada Selasa 7 November 2023 malam.

Gojek juga bertanggung jawab untuk memberikan perawatan kesehatan dan bantuan psikologis kepada korban untuk membantu pemulihan dari trauma yang dialami.


Sumber:Tribun

Selasa, 31 Oktober 2023

viral Petugas Pengawalan Memukul Hp Milik Warga Yang Tengah Merekam Ambulan


 








Depok,Pos62.Online-


Viral di media sosial petugas pengawalan (patwal) memukul hp milik warga yang tengah merekam ambulan.

Momen saat patwal pukul hp milik warga tersebut diunggah oleh akun TikTok @adi_salam82 pada Minggu (29/10/2023) dan kini rekaman itu ramai diperbincangkan warganet.

Dalam rekaman video tersebut, terlihat seorang yang diduga sebagai petugas pengawalan sedang memukul ponsel seorang warga yang tengah merekam sebuah ambulans.

Akibat tindakan tersebut, ponsel milik perekam akhirnya terjatuh.

Pemilik akun menjelaskan bahwa insiden tersebut merupakan "perlakuan yang tidak menyenangkan" yang dia alami saat sedang mengawal ambulans yang berpapasan dengan pengawalan lain yang diawasi oleh aparat.

"Perlakuan yg tidak menyenangkan yg saya dapat di saat saya mengawal ambulan yg sedang berpapasan dengan dengan iringan pengawaln lain yg di kawal oleh aparat," tulisnya dalam unggahannya.

Dilansir dari Kompas.com, Adi Salam (41), menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Sabtu malam di daerah Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat.

Menurutnya, saat itu dia bersama rekannya mengikuti ambulans Rumah Sakit Citra Arafik (RSCA) Sawangan yang membawa pasien ICU ke RSCA pusat.

Adi bekerja di sana sebagai seorang driver dan pada waktu kejadian tersebut, dia sudah selesai shift dan sedang mengikuti ambulans dari belakang.

"Saya kerja di sana juga sebagai driver. Kebetulan pas itu, saya sudah selesai shift dan mengikuti ambulans dari belakang," kata Adi, Senin (30/10/2023).

Dia menegaskan bahwa tidak ada niat sedikit pun untuk merekam rombongan yang sedang diawasi oleh petugas pengawalan.

"Posisinya saya saat itu sudah minggir, ngasih jalan ke mereka," jelasnya.

Saat kejadian, Adi yang dibonceng oleh rekannya merasa terkejut ketika petugas tiba-tiba mendekat dan memukul ponselnya hingga jatuh, padahal mereka telah memberi jalan kepada rombongan yang diawasi oleh petugas pengawalan.

Setelah melanjutkan perjalanan dan mengikuti ambulans, petugas pengawal tersebut malah mengejar dan menghentikan mereka.

Kemudian, petugas tersebut meminta Adi untuk menghapus video yang direkamnya dan mencatat nomor kendaraan Adi.

Rekan Adi yang turut serta, Zulham Fathur Rian Setiawan (18), juga mengonfirmasi insiden tersebut.

Menurutnya, rombongan mobil yang diawasi oleh petugas pengawalan sudah menepi dan memberikan jalan kepada ambulans terlebih dahulu sebelum mereka melanjutkan perjalanan.

Oleh karena itu, dia tidak memahami mengapa petugas tiba-tiba mendekat dan memukul ponsel rekannya.

"Dari RS saya sama Bang Adi niat mau bikin video, karena ada rekan lain yang sudah melakukan pengawalan. Jadi kita tidak ada niat mengambil video rombongan itu," ujarnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Metro Depok, Kompol Multazam Lisendra, menyatakan bahwa pihaknya akan menyelidiki video tersebut.

Tujuan dari penyelidikan adalah untuk memastikan apakah pengawalan tersebut dilakukan oleh Satlantas Polres Metro Depok.

Dia juga meminta maaf jika ada anggota dari pihaknya yang bersikap arogan dan tidak mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP).

"Kami melakukan penyelidikan apakah pengawalan dari Satlantas Polres metro depok. Kami mohon maaf jika anggota kami arogan dan tidak sesuai SOP," kata Multazam.

Meskipun begitu, Lisendra mengingatkan kepada semua pengendara untuk tidak menggunakan ponsel saat berkendara dan menyatakan bahwa pihaknya akan memastikan pengawalan dilakukan sesuai dengan SOP.


Sumber:Tribun

Kamis, 26 Oktober 2023

Driver Ojol Aniaya Customer Lanyar Gak Terima Dirinya Diajak Berhubungan Sesama Jenis


 






Tribun Medan,Pos62.Online-


Media sosial dihebohkan dengan video yang memperlihatkan driver ojek online (ojol) aniaya seorang customer laki-laki.

Aksi driver ojol aniaya customer itu terjadi di Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (24/10/2023).

Bukan tanpa sebab, driver ojol melakukan aksinya itu lantaran tak terima dipesan hanya untuk melakukan hubungan sesama jenis.

Alhasil driver ojol itu melayangankan beberapa bogem mentah secara brutal ke customer .

Momen saat driver ojol aniaya customernya itu direkam oleh dirinya sendiri, dan kini rekaman itu beredar luas di media sosil, salah satunya Instagram @andreli_48.

Dalam video tersebut, seorang pengemudi ojek online menggunakan jaket, helm, dan penutup wajah berada di dalam sebuah ruangan.

Driver ojol itu tampak merekam aksinya menganiaya seorang pria yang sedang tidur di atas kasur.

Selain memukul korban dengan tangan dan helm, pengendara ojol tersebut juga mengucapkan kata-kata kasar.

Dalam video tersebut, pengendara ojol mengeluarkan umpatan, memaki bahwa korban telah menipu perusahaan tempatnya bekerja.

"Kau kerjai (tipu) driver (sebut nama perusahaan) kayak begini ya," umpat driver ojol.

Pengemudi ojek online tersebut melanjutkan serangan fisiknya dan terlihat korban tidak melakukan perlawanan.

"Masih mau kau kayak begitu. Jangan kau main-main sama driver," kata driver ojol.

Akibat serangan berulang kali dan perlakuan kasar tersebut, korban akhirnya berteriak meminta bantuan hingga warga datang untuk menghentikan penganiayaan tersebut.

Selain video penganiayaan, juga ada percakapan melalui aplikasi pemesanan ojek online yang dikirim oleh korban bernama AN.

Dalam percakapannya, AN memesan ojek online dan mengajak driver datang ke rumahnya untuk melakukan hubungan intim sesama jenis.

Dilansir dari Kompas.com, peristiwa viral ini terjadi di kawasan Kompleks Bumi Permata Hijau (BTP), Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Selasa (24/10/2023).

Polisi menghentikan insiden tersebut setelah menerima laporan warga tentang keributan di kediaman AN.

Menurut Bhabinkamtibmas Polsek Tamalanrea, Aipda Muhammad Ikbal, kedua pihak sepakat untuk damai.

"Iya, ini sudah saya damaikan kemarin. Saya ke sana, saya tidak mengetahui itu masalah pemukulan. Saya kira itu salah paham biasa," ungkap Ikbal dikonfirmasi awak media, Rabu (25/10/2023) malam.

Pengemudi ojol marah karena merasa dipermainkan oleh AN melalui kata-kata yang tidak pantas.

"Keterangan di lokasi itu, dia (ojol) bilang ini (AN) memesan orderan lantas mengeluarkan kata-kata seperti ini (ajakan hubungan sesama jenis). Jadi emosi dan ke sini mencari dia (AN)," ucapnya.

Meskipun polisi telah mengimbau AN untuk melaporkan penganiayaan tersebut, AN memilih untuk tidak melanjutkan masalah hukum.

"Makanya saya tanya korban, seandainya saya tau kejadian seperti itu, saya bawa ke polsek semua. Kebetulan korban juga bilang sampai di sini saja pak, karena malu juga sama keluarga, sama teman," jelas Ikbal.

Ikbal juga mengungkapkan bahwa AN sebelumnya sudah beberapa kali memesan ojek online untuk tujuan yang sama.

"Ini anak sudah lama katanya begini (kerap memesan ojol), saya tanya berapa kali, dia (AN) bilang sudah empat kali. Kebetulan ada juga ojol yang pernah dipesan begitu," tandasnya.


Sumber:Tribun Medan

Rabu, 25 Oktober 2023

Viral Momen Bocah Temani Kakek Jualan Roti Keliling Sambil Belajar di Dalam Gerobak


 






Tribun Medan,Pos62.Online-


Video yang memperlihatkan momen saat bocah belajar di dalam gerobak roti viral di media sosial.

Bocah tersebut rela belajar di dalam gerobak demi menemani sang kakek berjualan roti keliling.

Momen saat bocah belajar di dalam gerobak itu menarik perhatian warga dan kemudian merekamnya.

Video itu kemudian diunggah di akun TikTok @rhmmdnbl, dan mendapat sorotan dari warganet.

Dalam video berdurasi 28 detik tersebut, terlihat seorang anak laki-laki yang masih bersekolah dasar ikut berjualan roti keliling bersama kakeknya.

Kondisi tersebut terjadi karena tidak ada yang bisa mengawasi anak tersebut, sehingga ia menemani sang kakek dalam usaha berjualan roti keliling.

Tetapi, kehadiran anak laki-laki ini tidak hanya sekadar ikut-ikutan.

Selama perjalanan menjual roti, dia terus berusaha belajar.

Meskipun tidak ada tempat yang nyaman, dia dengan senang hati duduk di dalam gerobak roti selama ia bisa bersama kakeknya.

Awalnya, dalam video terlihat gambaran gerobak roti tua yang berada di pinggir jalan.

Tetapi, jika diperhatikan lebih teliti, ada yang menarik perhatian di dalam gerobak itu.

Ternyata, ketika kamera mendekati, terlihat bahwa seorang anak laki-laki sedang duduk di dalam gerobak tersebut.

Dengan penuh konsentrasi, dia terlihat sedang belajar dan mengerjakan tugas di bukunya.

Di sisi lain, kakek dari anak laki-laki tersebut tengah sibuk memompa angin ke roda gerobaknya.

Pakaian sederhana yang dikenakan kakek ini, dengan caping untuk melindungi diri dari panas dan baju lengan panjang untuk melindungi diri dari sinar matahari.

Selama sang kakek sibuk memompa angin,sang anak dalam gerobak terus fokus pada belajar.

Dia tidak terganggu oleh lingkungan sekitar atau merasa malu menjadi pusat perhatian.

Perilaku mulia anak ini mengundang kagum dari banyak warganet.

Video itu sudah ditonton lebih dari 1 juta tayanggan, 128 ribu suka, dan ratusan komentar.

Sejak pertama kali diunggah, video yang dibagikan oleh pengguna bernama TikTok ini sudah ditonton lebih dari satu juta kali di platform TikTok.

Banyak orang memberikan dukungan kepada anak laki-laki ini, bahkan ada yang berharap agar dia dapat menerima donasi atau beasiswa pendidikan untuk memastikan masa depannya terjamin.

“Gue yang ada meja belajar, kondisi baik tp masih males malesan belajar merasa tertampar, semoga adeknya jadi orang sukses suatu saat nanti, aamiin,” tulis @roemroyewn.

“Begitu hebatnya perjuangan mu pak, semoga anakmu kelak menjadi anak yg sukses dan hebat serta bisa berbakti pada mu, aamiin ya rabbal alamin,” tulis @png_virgo.

“Alhamdulillah adeknya Mash giat bljar semoga jd orng sukses yh dek , biar bisa bhgian diri kmu dn ortu kmu,” tulis @rahmaamah94_new.

“Lancarkan rezeki mereka dan semoga adek itu jadi anak sukses untuk mengangkat derajat kedua orangtuanya,” tulis @yyyynnt_.


Sumber:Tribun Medan